Candu

Merasa kecanduan, ketergantungan dan gak bisa lepas dari pasangan yang udah ninggalin kamu itu ternyata BUKAN karena kamu ketergantungan sama dia nya. Tapi, sama RASA dan SENSASI dari KOKTAIL BIOKIMIA tubuh yang secara alami terjadi di dalam hubungan.

Padahal, ngejalin hubungan itu gak perlu komunikasi setiap saat. Yang penting tau hatinya buat siapa, rindunya buat siapa dan cintanya buat siapa.

Kamu bukan ketergantungan atau nagih sama orangnya tapi NAGIH sama rasa dan sensasi yang ada di dalam hubungan itu.


Eh, tunggu... itu pasangan atau morfin kok bikin nagih? :(


Karena faktanya, yang ditinggalin akan jauh lebih sulit untuk move on daripada yang ninggalin.

Padahal, pasangan yang berkualitas itu pasangan yang sadar komitmen, bukan cuma sadar status. Pasangan yang berkualitas itu biarpun keliatan kayak mau pergi, kayak sibuk banget dan gak ada waktu buat kamu, sok cuek sekalipun but s/he will stay without you're asking for. Sekalipun dalam amarahnya dia terlihat akan pergi, sebenernya dia gak akan pernah pergi. 

Pasangan yang berkualitas itu yang mau kerja sama dan kompromi. Yang bisa jadi partner tanpa khawatir ada salah satu pihak yang akan dirugikan. Yang bisa cari jalan tengah untuk segala permasalahan. Dia gak akan ngebiarin kamu susah payah sendirian. Dengan segala yang dia bisa, dia akan bantu kamu keluar dari kesulitan.

Pasangan yang berkualitas itu yang tau kalau dalam setiap hubungan ada masa pasang-surut perasaan. Ada masa jenuh, bosen, perasaan berkurang dan kayak mau nyerah. Tapi pasangan yang berkualitas mau nyari celah buat keluar dari zona surut itu buat kembali ke zona nyaman dan amannya mereka. Se-menyebalkan apapun kebiasaan pasanganmu, biarpun kamu jadi sering ngomel, ngedumel dan mencak-mencak, kalau kamu udah bisa jadi pasangan yang berkualitas, hal itu gak akan ngebuat kamu ninggalin dia.

Pasangan yang berkualitas itu yang sama-sama punya SKILL untuk jatuh cinta setiap harinya. Yang memutuskan untuk hanya jatuh cinta pada satu orang yang sama setiap harinya. Hal itu bukan naluriah atau tergantung pasangannya TAPI tergantung SKILL kamu untuk bisa jatuh cinta setiap hari dengan pasangan atau enggak. Baiknya, dengan kamu punya SKILL ini, kamu gak akan tertarik sama makhluk lain selain pasanganmu. Yang kamu rasakan nantinya hanya rasa syukur dikirim manusia seperti dia.

Pasangan yang berkualitas itu pasangan yang pengertian, yang selalu nyoba untuk liat sisi lain pasangan disaat sisi buruk atau kejelekan pasangan muncul. Dia mungkin akan gondok, kesel, benci sekalipun, tapi itu cuma sesaat. Karena dia punya SKILL itu tadi untuk terus mencintai pasangannya. Dia gak akan pernah lupa sensasi pertama kali kenapa bisa dia jatuh cinta kepada pasangannya.

Menurut @lexdepraxis, orang yang belum bisa ngebangun kualitas hubungan, yang berani memutuskan hubungan hanya karena alasan jenuh atau gak cocok, sangat amat tidak disarankan untuk menikah karena dia belum bisa melatih SKILL itu tadi.

Oh ya, Lex dePraxis itu seorang coach love yang baru aja menikah. Pernikahannya sempet heboh karena dia memutuskan menggunakan uang resepsi pernikahannya untuk tour keliling Eropa dibanding bikin pesta mewah dan megah. Bukan berarti dia gak ngadain syukuran sih, syukuran  pernikahan tetap ada tapi hanya kerabat tertentu aja.

Keren ya!

Organisasi Mahasiswa


Dari semester satu, gue udah memutuskan untuk aktif di kampus dengan pertama kali memasuki Unit Aktivitas Mahasiswa (Unitas) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Gue aktif di Unitas selama satu tahun dan dua periode kepemimpinan yaitu yang pertama bersama Kak Nurul Afifah (Kak Ipeh) lalu yang kedua adalah Kak Putri Saribah Sanaky (Kak Naky). Cara mereka memimpin jelas berbeda.
Kalau Kak Ipeh tegas banget dan bener-bener nyuruh kita sadar porsi, sadar tugas dan jobdesc setiap acara. Kalau Kak Naky cukup tegas juga tapi selama kepemimpinan Kak Naky, kita lebih santai dan gak terlalu diburu-buru.

Overall, kalau boleh jujur, gue lebih suka masa Kak Ipeh karena tenaga dan otak gue jadi optimal dan maksimal.

Kurang lebih inilah acara-acara selama gue ikut Unitas:

1. Fit and Proper Test Unitas 2015-2016



2. English Camp


3. Bedah Film Sastra 'The Merchant of Venice'

(Kebetulan Ami dan Pepe jadi MC)

4. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Ipeh menjadi Kak Naky)

5. Go Overseas in a Day (Ami jadi Moderator disini)


 6. Latihan Kepemimpinan Mahasiswa


(Sebel banget Ami tepar pas LKM jadi gak bisa mengoptimalkan jiwa kepemimpinan deh)

7. Seminar Public Relation

(Om Henry Manampiring sama Bang Marco Ivanos loh pembicaranya :p)

8. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Naky menjadi Maulana Yusuf)



Dan…. Saat ini Alhamdulillah gue udah naik tingkat organisasi yakni dengan menjadi pengurus di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni.

Hal yang gak gue duga adalah…. Gue di amanahkan menjadi Wakil Ketua 2 BEM FBS! Awalnya gue pikir karena gue masih semester 3, gue cuma bakal jadi anggota atau syukur-syukur kepada divisi. Ternyata….. jeng-jeng-jeng, langsung jadi Wakil Ketua!

*nyengir kampret gue langsung*

Ini amanah yang sebenernya bikin gue seneng karena iu berarti gue dipercaya oleh Kak Ipeh (Ketua BEM FBS saat ini) untuk memperkuat dan mempererat tim apalagi gue diterima (dan langsung jadi waka 2) tanpa fitpro dan foto copy sertifikat LKM belom gue serahin!

(Kak, nanti di rapat selanjutnya gue bawa foto copy sertifikat LKM)

Dan….. saat ini gue lagi merasa bersalah karena gak bisa ikut Musyawarah Mahasiswa di Curug Cilember. Gue sedih karena gak bisa kenal deket sama ormawa lain padahal itu salah satu acara untuk mempererat kebersamaan dengan ormawa lain. Terlebih, gue baru aja dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua 2 BEM! Kalo gue gak muncul ke permukaan, ormawa lain bisa mempertanyakan keberadaan dan kerjaan gue.

Jadi……. Gue memutuskan untuk terus amanah, solid dan professional dalam mengemban tugas! Bismillah semoga aja urusan kerjaan dan kuliah gak ikut terhambat. Malah gue bisa makin multi-talented dan makin bisa manage waktu dengan baik.


Dan untuk acara-acara selanjutnya semoga aja gue bisa ikut.

Aamiin!

So, guys, semangat berorganisasi! Karena dari organisasi inilah, soft-skill kalian bisa terlatih dengan baik dan jiwa kepemimpinan kalian bisa terasah!

Semangat!

Mata

Ada yang bilang, mata itu pancaran jiwa, hati dan kepribadian yang sebenarnya. Sejujurnya, gue mau setuju sama hal itu. Lewat mata, kesungguhan, keseriusan, pembawaan, konsistensi, semuanya terpancar dengan jelas. Bahkan baik-buruknya seseorang juga terpancar lewat mata.

Ada hal yang baru gue ketahui hari ini tentang mata seseorang yang akhirnya gue sadar sesuatu. Setiap orang emang punya sisi buruk. Punya sisi judgemental, punya sisi gak suka sama orang, punya sisi sombong, belagu, ya pokoknya yang buruk-buruk lah ya. Tapi cuma sebagian orang yang sadar kalau nunjukin sisi buruk itu gak bagus.

Bukan berarti pencitraan, tapi memperlakukan orang lain dengan baik, bertutur kata dengan baik, berbicara seperlunya, memanfaatkan waktu sebaik-baiknya merupakan hal yang seharusnya dilakukan oleh semua orang.

Kamu gak suka sama kekurangan orang lain kayak misalnya dia (maaf) fisiknya jelek. Itu bukan salah dia, juga bukan salah Tuhan yang udah buat dia sedemikian rupa tapi memang begitu adanya tinggal kitanya aja mau terima dia apa adanya di lingkungan atau enggak. Jangan sampai ngejauhin orang lain cuma karena kekurangan itu. Jangan sampai gak mau berhubungan sama sekali sama dia karena hal itu.

Setiap orang punya peran dan porsinya masing-masing dalam hidup ini. Perlakukanlah orang lain dengan baik sebagaimana kamu berharap untuk diperlakukan. Caramu memperlakukan orang lain merupakan cerminan kualitas dirimu. Tutur katamu juga demikian adanya.

Dan semua itu akan terpancar lewat mata.

Seorang psikolog, atau seseorang yang memang diberkahi karunia Tuhan untuk bisa membaca karakter seseorang lewat mata, pasti bisa melihat itu semua.
Itulah kenapa kualitas diri dapat terpancar lewat mata.

A Letter to My Imaginary Child

Well, terinspirasi dari Om Piring.

Halo, Nak…

Ibu gak tau mungkinkah surat ini bisa sampai padamu nanti. Tapi, kurang lebih inilah isi hati ibu untukmu.

Nak, ibu mungkin nanti bukanlah ibu yang sempurna. Ibu bisa jadi penuh kekurangan yang akan selalu ibu coba untuk tutupi dengan kelebihan yang ibu punya. Ibu sadar, ibu adalah seseorang yang sekalinya terpuruk, bisa sulit untuk bangkit. Butuh ribuan motivasi dan dorongan dari orang lain untuk ibu bangkit.

Mungkin kamu pikir, ibu adalah orang yang lemah. Tapi ibu selalu coba untuk jadi pribadi yang kuat.

Nak, kehidupan itu keras. Nanti, kamu harus bisa jadi orang yang tegas tanpa kekerasan. Kamu harus punya manner dan attitude yang baik. Jadilah pribadi yang baik kepada semua orang. Jadilah pribadi yang penyayang terhadap apapun.

Ibu tau buah jatuh gak jauh dari pohonnya. Mungkin aja nanti kepribadian ibu yang mudah kalut, mudah ketakutan sama pikiran sendiri, ketakutan sama hal yang belum tentu terjadi, ketakutan sama hal yang belum dimulai dan sekalinya rapuh butuh usaha keras untuk dikuatkan lagi, nurun ke kamu.
Ibu tau jadi seseorang seperti itu sangat susah dan sangat menyakitkan ketika jatuh.

Ibu harap nanti ibu bisa jadi orang pertama yang menguatkan kamu. Ibu akan selalu peluk kamu kalau kamu menangis. Ibu akan bantu kamu dalam memilih pasangan hidup yang tepat. Ibu akan terus dorong kamu untuk jadi pribadi yang sukses.

Ibu harap, nantinya ibu bisa jadi sosok yang penyayang. Sosok yang lembut, yang bisa sabar dalam mendidik dan melatih kamu sampai dewasa, yang selalu dukung impian dan selalu support kamu dari jauh.

Nanti, kamu harus jadi anak yang cerdas ya, Nak.

Ibu akan buat pondasi dasar kamu berdasarkan ketaatan kepada Allah SWT. Ibu akan buat pondasi dasar kamu adalah pribadi yang kuat dan tangguh.

Kayak apa yang ibu bilang, kehidupan itu keras. Cuma pohon yang kuat, Nak, yang mampu berdiri tegak dari segala badai. Ibu akan buat kamu jadi pribadi yang hebat dimanapun kamu berada.
Ibaratkan seekor ikan, mau di kolam kecil, kolam sedang, kolam besar, sungai, teluk bahkan laut sekalipun, ibu akan buat kamu mampu bertahan.

Kuncinya, selalu buat keyakinan di diri kamu kalau Allah terus menjaga kamu. Allah akan selalu menguatkan kamu. Ketika rapuh, jadikanlah dzikir dan Al Quran sebagai penenang dan penguatmu ya, Nak.

Ibu pernah jatuh sebegitu mengerikan. Memang bukan jatuh dari lantai 15, tapi rasa sakitnya bagai jatuh dari lantai 20.

Ibu jadikan sholat sunah, dzikir dan Al Quran sebagai penguat ibu. Sejak saat itu, ibu sadar kalau rohani ibu kosong dan butuh diisi oleh hal-hal menyejukkan seperti itu.

Nak…

Ibu gak mau mengulang kesalahan seperti nenek dan kakek kandungmu. Mereka bercerai di usia ibu yang ke-18. Awalnya ibu pikir, semuanya akan baik-baik saja, atau mungkin malah lebih baik karena lelah apabila mendengar mereka bertengkar. Tapi ternyata sebagai anak pertama, ibu terkadang merasa lelah, Nak. Tapi ibu tau, Allah gak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan hamba-Nya. Dengan begini, Allah pasti tau kalau ibu kuat untuk ngejalanin semua hal ini.

Biarpun sekarang kehidupan ibu bagai berjalan diatas ranjau, tapi ibu tau ini akan berlalu. Ibu percaya satu hal, selalu akan ada pelangi setelah badai.

Saat ibu menulis ini, usia ibu 19 tahun 9 bulan atau tepatnya 16 Oktober 2016.

Kalau kamu bertanya, apakah ibu sudah menemukan ayahmu atau belum… sejujurnya ibu gak tau. Bisa jadi belum, bisa jadi juga sudah tapi ibu gak sadar. Karena masih lama, Nak, sekitar 6-8 tahun lagi mungkin ibu baru siap untuk menikah.

Siapapun ayahmu nanti, pasti adalah sosok yang terbaik yang sudah disiapkan oleh Allah. Pastinya dia adalah seseorang yang bertanggungjawab, penyayang, pekerja keras tapi tetap mengutamakan keluarga, dan nantinya, ayahmu pasti selalu sayang sama ibu.

Ibu yakin, siapapun ayahmu nanti, dia pastilah jawaban dari doa sepertiga malam yang selalu ibu panjatkan.

Manusia gak ada yang sempurna, Nak. Termasuk ibu dan ayahmu nanti.

Tapi pasti selalu kami usahakan yang terbaik, kami akan menjadi orangtua yang demokratis, yang dalam keputusan besar, kita coba untuk rundingkan bersama.

Oh ya, Nak.. nanti kamu harus belajar main musik ya. Ibu sih maunya kamu bisa main musik klasik kayak biola, harpa atau piano. Tapi kalo nanti kamu maunya gitar, bass atau drum, ibu gak akan ngelarang kok. Ibu pasti dukung.

Maaf juga kalau nanti mungkin ibu kurang perhatian. Ibu mau bisa berkarir biarpun bukan kewajiban ibu mencari nafkah atau sekalipun nanti ayahmu bergelimang harta, ibu tetap mau punya asset sendiri, mau punya tabungan sendiri dan mau aktif di dunia luar.

Nak, harta itu titipan. Harta ayahmu bisa saja habis atau (amit-amit) usahanya jatuh, dengan ibu punya asset atau tabungan, nantinya ibu bisa bantu ayahmu. Urusan sandang, pangan, papanmu jadinya tidak terbengkalai, apalagi urusan pendidikan dan kesehatanmu, Nak.

Ibu dan ayahmu selalu mengupayakan yang terbaik. Nantinya, kami pasti bisa jadi partner yang kompak.

Semoga surat ini akan sampai padamu nanti, aamiin…

Salam sayang,

Your lovely melancholy mom

Little Mix

Dari tahun 2012 atau 2013 (gue lupa), gue mulai tertarik sama girl group satu ini. Lagu pertama yang gue suka dari mereka adalah Wings! Lagunya semangat banget seakan-akan nyuruh kita buat gak buang-buang waktu dalam hidup ini di lirik;

Mama told me not to wasted my life. She said, "Spread your wings, my little butterfly!"

Girl group ini keluaran dari The X Factor Inggris yang digawangi oleh Perrie Edwards, Jesy Nelson, Leigh-Anne Pinnock, dan Jade Thirlwall.

Kenapa gue tiba-tiba bahas Little Mix? Karena gue abis cover dua lagunya! Haha.

Lagu pertama adalah lagu nya mereka yang pertama kali gue denger yaitu Wings. Sebelumnya, kalo mau liat MV nya, sok atuh silahkan~

Wings


 Dan ini liriknya;

Mama told me not to waste my life
She said spread your wings my little butterfly

Don't let what they say keep you up at night
And if they give you shhhh...
Then they can walk on by

My feet, feet can't touch the ground
And I can't hear a sound
But you just keep on running up your mouth yeah

Walk, walk on over there
'Cause I'm too fly to care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly

(Hey, hey, woo!)

I'm firing up on that runway
I know we're gonna get there someday
But we don't need no "Ready. Steady. Go!", no

Talk, talk turns into air
And I don't even care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night,
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly
 Dan.... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Wings - Little Mix (Cover) by fajanuta

Lalu, lanjut ke lagu kedua yang gue cover yaitu lagu mereka yang baru banget keluar. Bahkan, belum seminggu di upload MV-nya di Channel resmi mereka. Yap! Judulnya; Shout Out to My Ex!

Shout Out to My Ex 


Silahkan baca liriknya! :p (Pas banget buat yang baru putus cinta dan mau titip salam ke mantannya HUAHAHAHA)

This is a shout out to my ex
Heard he in love with some other chick
Yeah yeah, that hurt me, I'll admit
Forget that boy, I'm over it
I hope she gettin' better sex
Hope she ain't fakin' it like I did, babe
Took four long years to call it quits
Forget that boy, I'm over it

Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down

Oh, I deleted all your pics
Then blocked your number from my phone
Yeah yeah, you took all you could get
But you ain't getting this love no more
'Cause now I'm living so legit (so legit)
Even though you broke my heart in two, baby
But I snapped right back, I'm so brand new, baby (I'm so brand new)
Boy, read my lips, I'm over you, over you


Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man (You're really quite the man)
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down
You'll never bring me down
 
 Dan... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Shout Out to My Ex - Little Mix (Cover) by fajanuta

Sorry ya gue pede banget promo soundcloud padahal suara gue biasa aja! Haha gapapa lah ya yang penting ku senang >,<

Have a great day, fellas!

High Hopes - Kodaline

Kalau sebelumnya gue bahas Little Mix, disini gue cuma bahas sedikit tentang lagu High Hopes-nya Kodaline yang huaaaaaaaaaaa totally bikin baper musik, lirik dan MV-nya!

Sebelumnya, nih check this out for the MV!

High Hopes - Kodaline

Kenapa gue milih warna yang gelap? Karena High Hopes means too much expectations can kills!


And this is the lyrics:

Broken bottles in the hotel lobby
Seems to me like I'm just scared of never feeling it again
I know it's crazy to believe in silly things
But it's not that easy

I remember it now, it takes me back to when it all first started
But I've only got myself to blame for it, and I accept it now
It's time to let it go, go out and start again
But it's not that easy


But I've got high hopes, it takes me back to when we started
High hopes, when you let it go, go out and start again
High hopes, when it all comes to an end
But the world keeps spinning around


And in my dreams, I meet the ghosts of all the people who have come and gone
Memories, they seem to show up so quick but they leave you far too soon
Naïve I was just staring at the barrel of a gun
And I do believe that, yeah


But I've got high hopes, it takes me back to when we started
High hopes, when you let it go, go out and start again
High hopes, oh, when it all comes to an end
Now the world keeps spinning
Yeah, the world keeps spinning around
And this is my cover! Xoxo ---> High Hopes - Kodaline (Cover) by fajanuta 

Huahaha semoga suka! And have a great day, fellas! 

College Life Part 5 (Ending)



Fahri POV’s

Rasanya jantung gue kayak mau lepas dari tempatnya. Deg-degan bukan main! Entah kenapa, gue yakin banget akan segera mendapatkan perhatian Ana –mendapatkan cinta? Hmm perhatian dulu deh. Karena menurut gue, berawal dari perhatian maka akan menjadi suatu pengertian yang menjelma menjadi cinta.

Gue gak tau udah sejak kapan perasaan ini muncul. Yang gue tau, makin hari, dia makin menarik. Makin ngebuat jantung gue gak bisa diem. Rasanya pengen nyapa, tapi gue malu –iya, gue tau gue cowok, tapi tetap aja gak berani. Maka dari itu gue mulai dari Whatsapp Ana jam 2 pagi berisi…

“Hai, Ana. Ini gue Fahri temen sekelas lo, tau kan? Gue mau deket sama lo, boleh gak?”

Gak deh jangan kayak gitu, gue harus lebih cool. Akhirnya gue apus, dan gue bikin yang baru.

“Eh, gue Fahry temen sekelas lo!”

Anjir gue kayak ngajak berantem. Gimana, ya enaknya?

Setelah beberapa lama gue nyari kata-kata, berakhirlah dengan satu kata beserta satu nama:

“Ana..”

Cukup cool, kan ya? Gue anggap iya.

Akhirnya dengan harap-harap cemas gue nungguin balasan dari Ana. Sejujurnya gue gak ngarep jawaban cepet sih karena udah jam dua  pagi juga, gue tau diri. Kalau kalian protes, maaf-maaf aja nih, keberanian gue baru keluar jam dua pagi soalnya.

Saat hendak beranjak tidur, tiba-tiba hp tersayang gue bunyi! Dengan sigap gue langsung ngambil hp yang gak jauh dari tempat gue gegoleran. Dan yes!

‘LINE Let’s Get Rich!’

Anjrit! Gue pikir dari Ana! Soalnya ringtone nya gue samain semua sih!

Gue langsung lemes dan benar-benar niat buat tidur. Tapi gak lama kemudian, hp gue bunyi lagi. Dengan males karena gue tau itu kiriman Clover lagi, gue beneran tidur deh. Semoga besok pagi Clover gue penuh.

 ANA POV’s

Kok nyebelin banget ya pemilik nomer yang baru aja ngehubungin aku? Padahal ‘last seen’ nya belum lama tapi gak di read-read juga. Foto Whatsapp nya Tsunade sang Hokage di serial anime Naruto lagi. Pasti dia Ecchi!

Duh, malem-malem malah mikirin yang enggak-enggak. Udahlah daripada gak tidur-tidur karena penasaran mending aku tidur lagi.

Eh tunggu. Serial anime Naruto? Tsunade? Mungkinkah itu Remy?

Ah, gak mungkin. Pasti dia sudah block aku di berbagai sosial medianya karena dia udah gak tertarik dan gak suka padaku. Jujur, aku merasa sangat perih merasakannya. Aku jadi berniat tidak akan pernah lagi berbicara padanya di kelas.

Tanpa terasa tetesan air yang terasa hangat pun menetes di pipiku. Dan aku pun terlelap dalam mimpi.

REMY POV’s

Sumpah gue gak tau harus neghubungin Ana gimana! Biasany setiap pulang kampus, gue selalu nanya apakah dia udah sampe rumah? Dan ngenarsis ria apakah hari itu gue lagi tampan? Shit! Gue jadi kangen! Karena kalau gue ngenarsis ria, dia bakalan masang emoticon atau sticker-sticker bête plus mual yang lucu dan ngegemesin banget!

Gue bener-bener bisa bayangin gimana ekspresi dia kalau seandainya gue ngomongin hal itu secara live.

Duh yaampun, kenapa semua kontak Ana bisa hilang sih?!

Normal POV’s – Kelas

Ana duduk di row pertama paling pojok dekat pintu. Seakan-akan mem-blok semua hal yang ada, Ana meletakkan headset di telinganya dan membaca novel yang sangat tebal. Sejujurnya bagi siapapun yang memperhatikan Ana dengan jeli, pasti sadar kalau Ana tidak betul-betul membaca novel itu.

Tiba-tiba Ana menegang kala mendengar pintu berdecit beserta aroma manis yang tak asing baginya. Tidak, Ana tidak mau melihat siapa yang datang karena dia tau bahwa disitulah Remy ada. Remy pun memperhatikan Ana sekilas dan berjalan menuju singgahsana favoritnya.

Disana, sudah tampak Fahry yang sedang membaca berbagai catatan karena takut nanti ditanya-tanya oleh dosen yang menurutnya killer.

Sudah tiga SKS berlalu namun Remy hanya memperhatikan Ana dari jauh. Ana pun hanya memandang sekilas dan seringkali pandangan mereka bertemu. Berani taruhan jantung mereka saling bersautan layaknya genderang mau perang?

Ya, terkadang cinta itu mudah diungkapkan. Hanya lewat pandangan dan tatapan tajam sekilas saja orang-orang yang bersangkutan pasti merasakan getaran itu.

Saat menuju pergantian mata kuliah, Ana melihat ponselnya dan didapati pesan dari nomer tak dikenal yang menghubunginya semalam. Ana tersenyum melihatnya begitu tau kalau itu adalah teman sekelasnya, Fahri, dan bukan orang asing yang menjengkelkan.

Dengan percaya diri karena hanya menganggap Fahri teman biasa, Ana pun menyapa Fahri saat Fahri berjalan di hadapan Ana.

“Hey, Fahri. Kenapa semalem chat gue?”

Fahri sejujurnya sangat kaget dengan sapaan Ana hari itu. Dirinya tak pernah membayangkan hari itu akan terjadi di hari ini.

“Oh, hey. Nyapa doang, sih. Soalnya lo abis berisik di grup, hehe.” Kata Fahri canggung.

“Ooo hahaha sorry kalau ganggu ya. Maklum, hp sepi, jadi bikin rame deh.” Kata Ana tertawa lepas.

“Eh, enggak kok gak ganggu. Kalau hp lo sepi, gue bisa ramein, hehe” kata Fahri masih kaku.

“Gak perlu repot-repot! Haha, tapi makasih ya!”

“Iya, hehe.”

Kecanggungan pun menyelimuti mereka berdua. Entah siapa yang mau meninggalkan tempat terlebih dahulu, yang jelas Fahri tidak ingin momen itu berakhir. Hingga akhirnya yang tidak di inginkan Fahri pun terjadi yaitu Remy muncul menarik dirinya.

REMY POV’s

Jadi ceritanya gue abis dari toilet buang hajat. Lalu, gue nyari Fahri gak ketemu-temu tapi sekalinya ketemu, doi bikin gue panas lantaran lagi cekikikan sama gebetan gue di lorong. Tanpa pikir panjang, gue pun narik Fahri.

“Eh, Ri. Lo punya kontak Ana?” Tanya gue hati-hati.

“Hmm kenapa emang?” Fahri malah nanya balik sambil salah tingkah.

“Tadinye gue punya kontak dia tapi masa tiba-tiba ilang!”

“Emang buat apa kontaknya?” Tanya Fahri sinis.

“Buat… buat apa aja lah. Lo punya kan? Bagi dong!”

“Lo suka sama dia? Ngaku aja!” Fahri mulai menjengkelkan.

“Eh gue cuma minta kontaknya ya bukan berarti gue suka!”

Tiba-tiba gue sadar kalau Ana ada dibelakang gue sedari tadi. Ya Tuhan! Air wajahnya kenapa?  Kenapa dia terlihat sangat kecewa dan sedih?

Normal POV’s

Ana sudah lama mendengar percakapan yang terjadi antara Fahri dan Remy. Dirinya berpura-pura sibuk mencari sesuatu agar bisa mendengar percakapan mereka lebih lama. Namun, yang Ana dapatkan hanyalah rasa pedih yang entah kenapa ia rasakan menjalar dari hati hingga keseluruh darahnya.

Perih. Hanya itu yang bisa ia rasakan ketika mendengar Remy berkata

“Eh gue cuma minta kontaknya ya bukan berarti gue suka!”

Entah itu pernyataan jujur atau bukan, menurut Ana, yang jelas tak sepatutnya Remy berbicara keras-keras seperti itu. Ana pun langsung berjalan cepat dengan ponsel di genggamannya. Ana bisa merasakan pandangan Remy yang menusuk punggungnya.

Meski rada lola, akhirnya Remy memutuskan untuk mengejar Ana.

“Eh Fahri, gue gak tau masalah lo apa sama gue. Yang jelas gue gak suka cara lo mempermainkan gue kayak gini. Kalau emang dari awal lo gak mau ngasih kontak Ana ke gue gara-gara lo ngerasa tersaingi, bilang aja kalau lo juga naksir Ana! Bye bro. Cukup tau gue sama lo!”

Fahri gelagapan, bingung harus bagaimana ketika melihat Remy mengejar Ana bagaikan mengejar cinta. Bagaimana kalau misalnya Remy mengatakan cintanya dan kemudian di terima oleh Ana? Hanya itulah yang ada dibenak Fahri. Namun, ia terlalu kaku dan tidak tau harus bagaimana. Baginya saat ini, kalau memang Ana adalah jodohnya, mereka akan dipertemukan dan dipersatukan.

***

(Di lobby)

“Halo, saya Ana dari semester 1. Saya mau daftar seminar. Kemarin sudah menghubungi contact personnya kok.” Ucap Ana berwibawa di stand pendaftaran seminar.

“Oh? Kamu Ana? Senang bertemu denganmu! Saya Gerry contact person yang kamu hubungi!” Gerry tersenyum jail dengan Ana.

Ana pun mulai risih dan segera meminta form registrasi seminar.

Remy yag menyadari keganjenan Gerry pun langsung mendekati Ana dan menggenggam tangannya.

“Ana, gue mau ngomong sebentar.” Ucap Remy serius.

Ana langsung kaget dan jantungnya menari kegirangan akibat hangatnya tangan Remy yang menyentuh kulit lembutnya. Remy pun merasakan demikian, dia optimis akan mendapatkan hati Ana hari ini meski dirinya grogi hampir gila!

Setelah berjalan beberapa lama, akhirnya Remy menghentikan langkah di danau belakang perpustakaan. Saat itu matahari sedang bertengger cantik nan menawan panasnya diatas kepala mereka. Namun, mereka tidak merasakan sengatan matahari itu lantaran pohon setengah rindang yang menanungi mereka.

Dengan tatapan penuh arti, Remy menatap Ana tajam. Tangan mereka pun masih belum terlepas dan terlihat seperti tidak mau terlepas.

Setelah kebisuan yang melanda, akhirnya Remy mengucapkan sebuah kalimat yang sangat cepat. Namun intinya bisa ditangkap Ana.

“Gue suka sama lo! Mau gak jadi pacar gue? Gue tau ini terlalu cepet tapi saingan gue makin banyak dan gue mau ikat lo langsung sekarang! Gue gakmau main-main lagi.” Kata Remy dengan satu tarikan nafas.

“Maaf? Pelan-pelan dong ngomongnya.” Pinta Ana malu-malu meski ia sudah mendengar inti dari pernyataan Remy.

Remu tersenyum melihat wajah Ana yang memerah dan entah kenapa, Remy langsung merengkuh pipi kemerahan Ana dan mendekatkan wajahnya dengan Ana. Dan yang didekati pun hanya terdiam terbawa suasana hingga akhirnya angina semilir memainkan rambut mereka ditengah kecupan mesra pasangan baru yang sedang dimabuk cinta.

The End.

SIMILAR POSTS

Jatuh Cinta


Banyak lagu yang menceritakan kisah cinta. Tapi sejujurnya, setiap orang itu punya kisah cintanya masing-masing. Ada yang bilang sama gue, “Kayak Glenn dan Chelsea dong!” “Kayak Habibie-Ainun dong!”

Duh, guys, kalian udah terpengaruhi media. Kisah cinta yang indah gak cuma kisah cinta mereka aja kok. Jangan terlalu terkotak-kotak dengan definisi romantis itu ya seperti mereka deh, karena setiap orang punya kisahnya tersendiri. Istilahnya, jangan ngukur baju orang lain sama seperti kamu mengukur bajumu. Pasti beda, kan?

Ngomong-ngomong kisah cinta, jadi inget gimana gue yang kalau lagi jatuh cinta. Rasanya kayak orang bego gak nafsu makan, gak fokus belajar, ngecek handphone mulu takut ada pesan atau chat dari orang yang disuka lalu sekalinya ada, buru-buru dijawab! Ahahaha.

Kalau gue ya, rasanya jatuh cinta itu berat.

Berat nahan jantung yang dag dig dug duar kayak mau meledak kalau denger namanya. Apalagi kalau liat orangnya dan ada disampingnya, duh gakuku! Haha.

Trus trus, buat gue, nama orang yang gue suka itu indah banget kalau disebut. Even nama itu pasaran atau biasa aja, buat gue itu indah. Apalagi kalau disebut dan manggil orang itu. Gak cuma hati gue yang berbunga-bunga, tapi bibir gue jg serasa dikasih bunga saking indahnya! Duh, sumpah lebay abis. Tapi beneran.

Udah gitu, biasanya gue mantengin sosial medianya. Nunggu update-an terbarunya dengan harapan salah satu update-annya itu tentang gue. Trus kalau ada sesuatu yang bersifat ‘nyindir’, gue biasanya langsung baper. Apalagi kalau sesuatu kayak marah atau sebagainya, gue pasti langsung galau mikirin “Itu buat gue, bukan ya?”

Trus kadang kalau liat dia deket sama cewek lain, hati langsung lemes, takut dia suka dengan orang itu (padahal dia juga belom tentu suka ya sama gue hahaha) soalnya, cinta gue jarang terbalas. Tapi sekalinya terbalas, gue gak mau pacaran. Enakan HTS-an kalo kata sobat gue, Epoy mah.

Btw Epoy anak Matematika Universitas Diponegoro loh. Udah pinter, cantik, tembem, ngegemesin, alim, tapi dia gak nyari pacar, nyarinya calon suami makanya doi kalo naksir orang pasti senior! Wahahaha (Poy, maap gue bongkar aib wkwkwk)

Back to topic,

Udah gitu kalau ada moment-moment sama orang yang disuka, rasanya setiap momen itu indah banget. Setiap detilnya pasti gue inget! Baik nomor plat kendaraannya, jaket favoritenya, aroma tubuhnya, cara jalannya, dan masih banyak lagi! Pokoknya tiap detil yang ada dirinya bakal jadi favorit gue deh haha.

Trus kadang suka mules sendiri kalau inget. Suka nervous juga. Rasanya mau jual mahal kalau ada orangnya tapi kepengen! Wakakak.

Ah, udah ah kocak gue malah bongkar aib. Babay guys, see u at next post!

Btw gue bikin versi audio nya nih! Yang kangen sama suara gue boleh banget dengrin di soundcloud gue >,<

Minggu, 30 Oktober 2016

Candu

Merasa kecanduan, ketergantungan dan gak bisa lepas dari pasangan yang udah ninggalin kamu itu ternyata BUKAN karena kamu ketergantungan sama dia nya. Tapi, sama RASA dan SENSASI dari KOKTAIL BIOKIMIA tubuh yang secara alami terjadi di dalam hubungan.

Padahal, ngejalin hubungan itu gak perlu komunikasi setiap saat. Yang penting tau hatinya buat siapa, rindunya buat siapa dan cintanya buat siapa.

Kamu bukan ketergantungan atau nagih sama orangnya tapi NAGIH sama rasa dan sensasi yang ada di dalam hubungan itu.


Eh, tunggu... itu pasangan atau morfin kok bikin nagih? :(


Karena faktanya, yang ditinggalin akan jauh lebih sulit untuk move on daripada yang ninggalin.

Padahal, pasangan yang berkualitas itu pasangan yang sadar komitmen, bukan cuma sadar status. Pasangan yang berkualitas itu biarpun keliatan kayak mau pergi, kayak sibuk banget dan gak ada waktu buat kamu, sok cuek sekalipun but s/he will stay without you're asking for. Sekalipun dalam amarahnya dia terlihat akan pergi, sebenernya dia gak akan pernah pergi. 

Pasangan yang berkualitas itu yang mau kerja sama dan kompromi. Yang bisa jadi partner tanpa khawatir ada salah satu pihak yang akan dirugikan. Yang bisa cari jalan tengah untuk segala permasalahan. Dia gak akan ngebiarin kamu susah payah sendirian. Dengan segala yang dia bisa, dia akan bantu kamu keluar dari kesulitan.

Pasangan yang berkualitas itu yang tau kalau dalam setiap hubungan ada masa pasang-surut perasaan. Ada masa jenuh, bosen, perasaan berkurang dan kayak mau nyerah. Tapi pasangan yang berkualitas mau nyari celah buat keluar dari zona surut itu buat kembali ke zona nyaman dan amannya mereka. Se-menyebalkan apapun kebiasaan pasanganmu, biarpun kamu jadi sering ngomel, ngedumel dan mencak-mencak, kalau kamu udah bisa jadi pasangan yang berkualitas, hal itu gak akan ngebuat kamu ninggalin dia.

Pasangan yang berkualitas itu yang sama-sama punya SKILL untuk jatuh cinta setiap harinya. Yang memutuskan untuk hanya jatuh cinta pada satu orang yang sama setiap harinya. Hal itu bukan naluriah atau tergantung pasangannya TAPI tergantung SKILL kamu untuk bisa jatuh cinta setiap hari dengan pasangan atau enggak. Baiknya, dengan kamu punya SKILL ini, kamu gak akan tertarik sama makhluk lain selain pasanganmu. Yang kamu rasakan nantinya hanya rasa syukur dikirim manusia seperti dia.

Pasangan yang berkualitas itu pasangan yang pengertian, yang selalu nyoba untuk liat sisi lain pasangan disaat sisi buruk atau kejelekan pasangan muncul. Dia mungkin akan gondok, kesel, benci sekalipun, tapi itu cuma sesaat. Karena dia punya SKILL itu tadi untuk terus mencintai pasangannya. Dia gak akan pernah lupa sensasi pertama kali kenapa bisa dia jatuh cinta kepada pasangannya.

Menurut @lexdepraxis, orang yang belum bisa ngebangun kualitas hubungan, yang berani memutuskan hubungan hanya karena alasan jenuh atau gak cocok, sangat amat tidak disarankan untuk menikah karena dia belum bisa melatih SKILL itu tadi.

Oh ya, Lex dePraxis itu seorang coach love yang baru aja menikah. Pernikahannya sempet heboh karena dia memutuskan menggunakan uang resepsi pernikahannya untuk tour keliling Eropa dibanding bikin pesta mewah dan megah. Bukan berarti dia gak ngadain syukuran sih, syukuran  pernikahan tetap ada tapi hanya kerabat tertentu aja.

Keren ya!

Minggu, 23 Oktober 2016

Organisasi Mahasiswa


Dari semester satu, gue udah memutuskan untuk aktif di kampus dengan pertama kali memasuki Unit Aktivitas Mahasiswa (Unitas) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Gue aktif di Unitas selama satu tahun dan dua periode kepemimpinan yaitu yang pertama bersama Kak Nurul Afifah (Kak Ipeh) lalu yang kedua adalah Kak Putri Saribah Sanaky (Kak Naky). Cara mereka memimpin jelas berbeda.
Kalau Kak Ipeh tegas banget dan bener-bener nyuruh kita sadar porsi, sadar tugas dan jobdesc setiap acara. Kalau Kak Naky cukup tegas juga tapi selama kepemimpinan Kak Naky, kita lebih santai dan gak terlalu diburu-buru.

Overall, kalau boleh jujur, gue lebih suka masa Kak Ipeh karena tenaga dan otak gue jadi optimal dan maksimal.

Kurang lebih inilah acara-acara selama gue ikut Unitas:

1. Fit and Proper Test Unitas 2015-2016



2. English Camp


3. Bedah Film Sastra 'The Merchant of Venice'

(Kebetulan Ami dan Pepe jadi MC)

4. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Ipeh menjadi Kak Naky)

5. Go Overseas in a Day (Ami jadi Moderator disini)


 6. Latihan Kepemimpinan Mahasiswa


(Sebel banget Ami tepar pas LKM jadi gak bisa mengoptimalkan jiwa kepemimpinan deh)

7. Seminar Public Relation

(Om Henry Manampiring sama Bang Marco Ivanos loh pembicaranya :p)

8. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Naky menjadi Maulana Yusuf)



Dan…. Saat ini Alhamdulillah gue udah naik tingkat organisasi yakni dengan menjadi pengurus di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni.

Hal yang gak gue duga adalah…. Gue di amanahkan menjadi Wakil Ketua 2 BEM FBS! Awalnya gue pikir karena gue masih semester 3, gue cuma bakal jadi anggota atau syukur-syukur kepada divisi. Ternyata….. jeng-jeng-jeng, langsung jadi Wakil Ketua!

*nyengir kampret gue langsung*

Ini amanah yang sebenernya bikin gue seneng karena iu berarti gue dipercaya oleh Kak Ipeh (Ketua BEM FBS saat ini) untuk memperkuat dan mempererat tim apalagi gue diterima (dan langsung jadi waka 2) tanpa fitpro dan foto copy sertifikat LKM belom gue serahin!

(Kak, nanti di rapat selanjutnya gue bawa foto copy sertifikat LKM)

Dan….. saat ini gue lagi merasa bersalah karena gak bisa ikut Musyawarah Mahasiswa di Curug Cilember. Gue sedih karena gak bisa kenal deket sama ormawa lain padahal itu salah satu acara untuk mempererat kebersamaan dengan ormawa lain. Terlebih, gue baru aja dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua 2 BEM! Kalo gue gak muncul ke permukaan, ormawa lain bisa mempertanyakan keberadaan dan kerjaan gue.

Jadi……. Gue memutuskan untuk terus amanah, solid dan professional dalam mengemban tugas! Bismillah semoga aja urusan kerjaan dan kuliah gak ikut terhambat. Malah gue bisa makin multi-talented dan makin bisa manage waktu dengan baik.


Dan untuk acara-acara selanjutnya semoga aja gue bisa ikut.

Aamiin!

So, guys, semangat berorganisasi! Karena dari organisasi inilah, soft-skill kalian bisa terlatih dengan baik dan jiwa kepemimpinan kalian bisa terasah!

Semangat!

Mata

Ada yang bilang, mata itu pancaran jiwa, hati dan kepribadian yang sebenarnya. Sejujurnya, gue mau setuju sama hal itu. Lewat mata, kesungguhan, keseriusan, pembawaan, konsistensi, semuanya terpancar dengan jelas. Bahkan baik-buruknya seseorang juga terpancar lewat mata.

Ada hal yang baru gue ketahui hari ini tentang mata seseorang yang akhirnya gue sadar sesuatu. Setiap orang emang punya sisi buruk. Punya sisi judgemental, punya sisi gak suka sama orang, punya sisi sombong, belagu, ya pokoknya yang buruk-buruk lah ya. Tapi cuma sebagian orang yang sadar kalau nunjukin sisi buruk itu gak bagus.

Bukan berarti pencitraan, tapi memperlakukan orang lain dengan baik, bertutur kata dengan baik, berbicara seperlunya, memanfaatkan waktu sebaik-baiknya merupakan hal yang seharusnya dilakukan oleh semua orang.

Kamu gak suka sama kekurangan orang lain kayak misalnya dia (maaf) fisiknya jelek. Itu bukan salah dia, juga bukan salah Tuhan yang udah buat dia sedemikian rupa tapi memang begitu adanya tinggal kitanya aja mau terima dia apa adanya di lingkungan atau enggak. Jangan sampai ngejauhin orang lain cuma karena kekurangan itu. Jangan sampai gak mau berhubungan sama sekali sama dia karena hal itu.

Setiap orang punya peran dan porsinya masing-masing dalam hidup ini. Perlakukanlah orang lain dengan baik sebagaimana kamu berharap untuk diperlakukan. Caramu memperlakukan orang lain merupakan cerminan kualitas dirimu. Tutur katamu juga demikian adanya.

Dan semua itu akan terpancar lewat mata.

Seorang psikolog, atau seseorang yang memang diberkahi karunia Tuhan untuk bisa membaca karakter seseorang lewat mata, pasti bisa melihat itu semua.
Itulah kenapa kualitas diri dapat terpancar lewat mata.

Minggu, 16 Oktober 2016

A Letter to My Imaginary Child

Well, terinspirasi dari Om Piring.

Halo, Nak…

Ibu gak tau mungkinkah surat ini bisa sampai padamu nanti. Tapi, kurang lebih inilah isi hati ibu untukmu.

Nak, ibu mungkin nanti bukanlah ibu yang sempurna. Ibu bisa jadi penuh kekurangan yang akan selalu ibu coba untuk tutupi dengan kelebihan yang ibu punya. Ibu sadar, ibu adalah seseorang yang sekalinya terpuruk, bisa sulit untuk bangkit. Butuh ribuan motivasi dan dorongan dari orang lain untuk ibu bangkit.

Mungkin kamu pikir, ibu adalah orang yang lemah. Tapi ibu selalu coba untuk jadi pribadi yang kuat.

Nak, kehidupan itu keras. Nanti, kamu harus bisa jadi orang yang tegas tanpa kekerasan. Kamu harus punya manner dan attitude yang baik. Jadilah pribadi yang baik kepada semua orang. Jadilah pribadi yang penyayang terhadap apapun.

Ibu tau buah jatuh gak jauh dari pohonnya. Mungkin aja nanti kepribadian ibu yang mudah kalut, mudah ketakutan sama pikiran sendiri, ketakutan sama hal yang belum tentu terjadi, ketakutan sama hal yang belum dimulai dan sekalinya rapuh butuh usaha keras untuk dikuatkan lagi, nurun ke kamu.
Ibu tau jadi seseorang seperti itu sangat susah dan sangat menyakitkan ketika jatuh.

Ibu harap nanti ibu bisa jadi orang pertama yang menguatkan kamu. Ibu akan selalu peluk kamu kalau kamu menangis. Ibu akan bantu kamu dalam memilih pasangan hidup yang tepat. Ibu akan terus dorong kamu untuk jadi pribadi yang sukses.

Ibu harap, nantinya ibu bisa jadi sosok yang penyayang. Sosok yang lembut, yang bisa sabar dalam mendidik dan melatih kamu sampai dewasa, yang selalu dukung impian dan selalu support kamu dari jauh.

Nanti, kamu harus jadi anak yang cerdas ya, Nak.

Ibu akan buat pondasi dasar kamu berdasarkan ketaatan kepada Allah SWT. Ibu akan buat pondasi dasar kamu adalah pribadi yang kuat dan tangguh.

Kayak apa yang ibu bilang, kehidupan itu keras. Cuma pohon yang kuat, Nak, yang mampu berdiri tegak dari segala badai. Ibu akan buat kamu jadi pribadi yang hebat dimanapun kamu berada.
Ibaratkan seekor ikan, mau di kolam kecil, kolam sedang, kolam besar, sungai, teluk bahkan laut sekalipun, ibu akan buat kamu mampu bertahan.

Kuncinya, selalu buat keyakinan di diri kamu kalau Allah terus menjaga kamu. Allah akan selalu menguatkan kamu. Ketika rapuh, jadikanlah dzikir dan Al Quran sebagai penenang dan penguatmu ya, Nak.

Ibu pernah jatuh sebegitu mengerikan. Memang bukan jatuh dari lantai 15, tapi rasa sakitnya bagai jatuh dari lantai 20.

Ibu jadikan sholat sunah, dzikir dan Al Quran sebagai penguat ibu. Sejak saat itu, ibu sadar kalau rohani ibu kosong dan butuh diisi oleh hal-hal menyejukkan seperti itu.

Nak…

Ibu gak mau mengulang kesalahan seperti nenek dan kakek kandungmu. Mereka bercerai di usia ibu yang ke-18. Awalnya ibu pikir, semuanya akan baik-baik saja, atau mungkin malah lebih baik karena lelah apabila mendengar mereka bertengkar. Tapi ternyata sebagai anak pertama, ibu terkadang merasa lelah, Nak. Tapi ibu tau, Allah gak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan hamba-Nya. Dengan begini, Allah pasti tau kalau ibu kuat untuk ngejalanin semua hal ini.

Biarpun sekarang kehidupan ibu bagai berjalan diatas ranjau, tapi ibu tau ini akan berlalu. Ibu percaya satu hal, selalu akan ada pelangi setelah badai.

Saat ibu menulis ini, usia ibu 19 tahun 9 bulan atau tepatnya 16 Oktober 2016.

Kalau kamu bertanya, apakah ibu sudah menemukan ayahmu atau belum… sejujurnya ibu gak tau. Bisa jadi belum, bisa jadi juga sudah tapi ibu gak sadar. Karena masih lama, Nak, sekitar 6-8 tahun lagi mungkin ibu baru siap untuk menikah.

Siapapun ayahmu nanti, pasti adalah sosok yang terbaik yang sudah disiapkan oleh Allah. Pastinya dia adalah seseorang yang bertanggungjawab, penyayang, pekerja keras tapi tetap mengutamakan keluarga, dan nantinya, ayahmu pasti selalu sayang sama ibu.

Ibu yakin, siapapun ayahmu nanti, dia pastilah jawaban dari doa sepertiga malam yang selalu ibu panjatkan.

Manusia gak ada yang sempurna, Nak. Termasuk ibu dan ayahmu nanti.

Tapi pasti selalu kami usahakan yang terbaik, kami akan menjadi orangtua yang demokratis, yang dalam keputusan besar, kita coba untuk rundingkan bersama.

Oh ya, Nak.. nanti kamu harus belajar main musik ya. Ibu sih maunya kamu bisa main musik klasik kayak biola, harpa atau piano. Tapi kalo nanti kamu maunya gitar, bass atau drum, ibu gak akan ngelarang kok. Ibu pasti dukung.

Maaf juga kalau nanti mungkin ibu kurang perhatian. Ibu mau bisa berkarir biarpun bukan kewajiban ibu mencari nafkah atau sekalipun nanti ayahmu bergelimang harta, ibu tetap mau punya asset sendiri, mau punya tabungan sendiri dan mau aktif di dunia luar.

Nak, harta itu titipan. Harta ayahmu bisa saja habis atau (amit-amit) usahanya jatuh, dengan ibu punya asset atau tabungan, nantinya ibu bisa bantu ayahmu. Urusan sandang, pangan, papanmu jadinya tidak terbengkalai, apalagi urusan pendidikan dan kesehatanmu, Nak.

Ibu dan ayahmu selalu mengupayakan yang terbaik. Nantinya, kami pasti bisa jadi partner yang kompak.

Semoga surat ini akan sampai padamu nanti, aamiin…

Salam sayang,

Your lovely melancholy mom

Jumat, 16 September 2016

Little Mix

Dari tahun 2012 atau 2013 (gue lupa), gue mulai tertarik sama girl group satu ini. Lagu pertama yang gue suka dari mereka adalah Wings! Lagunya semangat banget seakan-akan nyuruh kita buat gak buang-buang waktu dalam hidup ini di lirik;

Mama told me not to wasted my life. She said, "Spread your wings, my little butterfly!"

Girl group ini keluaran dari The X Factor Inggris yang digawangi oleh Perrie Edwards, Jesy Nelson, Leigh-Anne Pinnock, dan Jade Thirlwall.

Kenapa gue tiba-tiba bahas Little Mix? Karena gue abis cover dua lagunya! Haha.

Lagu pertama adalah lagu nya mereka yang pertama kali gue denger yaitu Wings. Sebelumnya, kalo mau liat MV nya, sok atuh silahkan~

Wings


 Dan ini liriknya;

Mama told me not to waste my life
She said spread your wings my little butterfly

Don't let what they say keep you up at night
And if they give you shhhh...
Then they can walk on by

My feet, feet can't touch the ground
And I can't hear a sound
But you just keep on running up your mouth yeah

Walk, walk on over there
'Cause I'm too fly to care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly

(Hey, hey, woo!)

I'm firing up on that runway
I know we're gonna get there someday
But we don't need no "Ready. Steady. Go!", no

Talk, talk turns into air
And I don't even care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night,
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly
 Dan.... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Wings - Little Mix (Cover) by fajanuta

Lalu, lanjut ke lagu kedua yang gue cover yaitu lagu mereka yang baru banget keluar. Bahkan, belum seminggu di upload MV-nya di Channel resmi mereka. Yap! Judulnya; Shout Out to My Ex!

Shout Out to My Ex 


Silahkan baca liriknya! :p (Pas banget buat yang baru putus cinta dan mau titip salam ke mantannya HUAHAHAHA)

This is a shout out to my ex
Heard he in love with some other chick
Yeah yeah, that hurt me, I'll admit
Forget that boy, I'm over it
I hope she gettin' better sex
Hope she ain't fakin' it like I did, babe
Took four long years to call it quits
Forget that boy, I'm over it

Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down

Oh, I deleted all your pics
Then blocked your number from my phone
Yeah yeah, you took all you could get
But you ain't getting this love no more
'Cause now I'm living so legit (so legit)
Even though you broke my heart in two, baby
But I snapped right back, I'm so brand new, baby (I'm so brand new)
Boy, read my lips, I'm over you, over you


Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man (You're really quite the man)
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down
You'll never bring me down
 
 Dan... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Shout Out to My Ex - Little Mix (Cover) by fajanuta

Sorry ya gue pede banget promo soundcloud padahal suara gue biasa aja! Haha gapapa lah ya yang penting ku senang >,<

Have a great day, fellas!

High Hopes - Kodaline

Kalau sebelumnya gue bahas Little Mix, disini gue cuma bahas sedikit tentang lagu High Hopes-nya Kodaline yang huaaaaaaaaaaa totally bikin baper musik, lirik dan MV-nya!

Sebelumnya, nih check this out for the MV!

High Hopes - Kodaline

Kenapa gue milih warna yang gelap? Karena High Hopes means too much expectations can kills!


And this is the lyrics:

Broken bottles in the hotel lobby
Seems to me like I'm just scared of never feeling it again
I know it's crazy to believe in silly things
But it's not that easy

I remember it now, it takes me back to when it all first started
But I've only got myself to blame for it, and I accept it now
It's time to let it go, go out and start again
But it's not that easy


But I've got high hopes, it takes me back to when we started
High hopes, when you let it go, go out and start again
High hopes, when it all comes to an end
But the world keeps spinning around


And in my dreams, I meet the ghosts of all the people who have come and gone
Memories, they seem to show up so quick but they leave you far too soon
Naïve I was just staring at the barrel of a gun
And I do believe that, yeah


But I've got high hopes, it takes me back to when we started
High hopes, when you let it go, go out and start again
High hopes, oh, when it all comes to an end
Now the world keeps spinning
Yeah, the world keeps spinning around
And this is my cover! Xoxo ---> High Hopes - Kodaline (Cover) by fajanuta 

Huahaha semoga suka! And have a great day, fellas! 

Rabu, 14 Oktober 2015

College Life Part 5 (Ending)



Fahri POV’s

Rasanya jantung gue kayak mau lepas dari tempatnya. Deg-degan bukan main! Entah kenapa, gue yakin banget akan segera mendapatkan perhatian Ana –mendapatkan cinta? Hmm perhatian dulu deh. Karena menurut gue, berawal dari perhatian maka akan menjadi suatu pengertian yang menjelma menjadi cinta.

Gue gak tau udah sejak kapan perasaan ini muncul. Yang gue tau, makin hari, dia makin menarik. Makin ngebuat jantung gue gak bisa diem. Rasanya pengen nyapa, tapi gue malu –iya, gue tau gue cowok, tapi tetap aja gak berani. Maka dari itu gue mulai dari Whatsapp Ana jam 2 pagi berisi…

“Hai, Ana. Ini gue Fahri temen sekelas lo, tau kan? Gue mau deket sama lo, boleh gak?”

Gak deh jangan kayak gitu, gue harus lebih cool. Akhirnya gue apus, dan gue bikin yang baru.

“Eh, gue Fahry temen sekelas lo!”

Anjir gue kayak ngajak berantem. Gimana, ya enaknya?

Setelah beberapa lama gue nyari kata-kata, berakhirlah dengan satu kata beserta satu nama:

“Ana..”

Cukup cool, kan ya? Gue anggap iya.

Akhirnya dengan harap-harap cemas gue nungguin balasan dari Ana. Sejujurnya gue gak ngarep jawaban cepet sih karena udah jam dua  pagi juga, gue tau diri. Kalau kalian protes, maaf-maaf aja nih, keberanian gue baru keluar jam dua pagi soalnya.

Saat hendak beranjak tidur, tiba-tiba hp tersayang gue bunyi! Dengan sigap gue langsung ngambil hp yang gak jauh dari tempat gue gegoleran. Dan yes!

‘LINE Let’s Get Rich!’

Anjrit! Gue pikir dari Ana! Soalnya ringtone nya gue samain semua sih!

Gue langsung lemes dan benar-benar niat buat tidur. Tapi gak lama kemudian, hp gue bunyi lagi. Dengan males karena gue tau itu kiriman Clover lagi, gue beneran tidur deh. Semoga besok pagi Clover gue penuh.

 ANA POV’s

Kok nyebelin banget ya pemilik nomer yang baru aja ngehubungin aku? Padahal ‘last seen’ nya belum lama tapi gak di read-read juga. Foto Whatsapp nya Tsunade sang Hokage di serial anime Naruto lagi. Pasti dia Ecchi!

Duh, malem-malem malah mikirin yang enggak-enggak. Udahlah daripada gak tidur-tidur karena penasaran mending aku tidur lagi.

Eh tunggu. Serial anime Naruto? Tsunade? Mungkinkah itu Remy?

Ah, gak mungkin. Pasti dia sudah block aku di berbagai sosial medianya karena dia udah gak tertarik dan gak suka padaku. Jujur, aku merasa sangat perih merasakannya. Aku jadi berniat tidak akan pernah lagi berbicara padanya di kelas.

Tanpa terasa tetesan air yang terasa hangat pun menetes di pipiku. Dan aku pun terlelap dalam mimpi.

REMY POV’s

Sumpah gue gak tau harus neghubungin Ana gimana! Biasany setiap pulang kampus, gue selalu nanya apakah dia udah sampe rumah? Dan ngenarsis ria apakah hari itu gue lagi tampan? Shit! Gue jadi kangen! Karena kalau gue ngenarsis ria, dia bakalan masang emoticon atau sticker-sticker bête plus mual yang lucu dan ngegemesin banget!

Gue bener-bener bisa bayangin gimana ekspresi dia kalau seandainya gue ngomongin hal itu secara live.

Duh yaampun, kenapa semua kontak Ana bisa hilang sih?!

Normal POV’s – Kelas

Ana duduk di row pertama paling pojok dekat pintu. Seakan-akan mem-blok semua hal yang ada, Ana meletakkan headset di telinganya dan membaca novel yang sangat tebal. Sejujurnya bagi siapapun yang memperhatikan Ana dengan jeli, pasti sadar kalau Ana tidak betul-betul membaca novel itu.

Tiba-tiba Ana menegang kala mendengar pintu berdecit beserta aroma manis yang tak asing baginya. Tidak, Ana tidak mau melihat siapa yang datang karena dia tau bahwa disitulah Remy ada. Remy pun memperhatikan Ana sekilas dan berjalan menuju singgahsana favoritnya.

Disana, sudah tampak Fahry yang sedang membaca berbagai catatan karena takut nanti ditanya-tanya oleh dosen yang menurutnya killer.

Sudah tiga SKS berlalu namun Remy hanya memperhatikan Ana dari jauh. Ana pun hanya memandang sekilas dan seringkali pandangan mereka bertemu. Berani taruhan jantung mereka saling bersautan layaknya genderang mau perang?

Ya, terkadang cinta itu mudah diungkapkan. Hanya lewat pandangan dan tatapan tajam sekilas saja orang-orang yang bersangkutan pasti merasakan getaran itu.

Saat menuju pergantian mata kuliah, Ana melihat ponselnya dan didapati pesan dari nomer tak dikenal yang menghubunginya semalam. Ana tersenyum melihatnya begitu tau kalau itu adalah teman sekelasnya, Fahri, dan bukan orang asing yang menjengkelkan.

Dengan percaya diri karena hanya menganggap Fahri teman biasa, Ana pun menyapa Fahri saat Fahri berjalan di hadapan Ana.

“Hey, Fahri. Kenapa semalem chat gue?”

Fahri sejujurnya sangat kaget dengan sapaan Ana hari itu. Dirinya tak pernah membayangkan hari itu akan terjadi di hari ini.

“Oh, hey. Nyapa doang, sih. Soalnya lo abis berisik di grup, hehe.” Kata Fahri canggung.

“Ooo hahaha sorry kalau ganggu ya. Maklum, hp sepi, jadi bikin rame deh.” Kata Ana tertawa lepas.

“Eh, enggak kok gak ganggu. Kalau hp lo sepi, gue bisa ramein, hehe” kata Fahri masih kaku.

“Gak perlu repot-repot! Haha, tapi makasih ya!”

“Iya, hehe.”

Kecanggungan pun menyelimuti mereka berdua. Entah siapa yang mau meninggalkan tempat terlebih dahulu, yang jelas Fahri tidak ingin momen itu berakhir. Hingga akhirnya yang tidak di inginkan Fahri pun terjadi yaitu Remy muncul menarik dirinya.

REMY POV’s

Jadi ceritanya gue abis dari toilet buang hajat. Lalu, gue nyari Fahri gak ketemu-temu tapi sekalinya ketemu, doi bikin gue panas lantaran lagi cekikikan sama gebetan gue di lorong. Tanpa pikir panjang, gue pun narik Fahri.

“Eh, Ri. Lo punya kontak Ana?” Tanya gue hati-hati.

“Hmm kenapa emang?” Fahri malah nanya balik sambil salah tingkah.

“Tadinye gue punya kontak dia tapi masa tiba-tiba ilang!”

“Emang buat apa kontaknya?” Tanya Fahri sinis.

“Buat… buat apa aja lah. Lo punya kan? Bagi dong!”

“Lo suka sama dia? Ngaku aja!” Fahri mulai menjengkelkan.

“Eh gue cuma minta kontaknya ya bukan berarti gue suka!”

Tiba-tiba gue sadar kalau Ana ada dibelakang gue sedari tadi. Ya Tuhan! Air wajahnya kenapa?  Kenapa dia terlihat sangat kecewa dan sedih?

Normal POV’s

Ana sudah lama mendengar percakapan yang terjadi antara Fahri dan Remy. Dirinya berpura-pura sibuk mencari sesuatu agar bisa mendengar percakapan mereka lebih lama. Namun, yang Ana dapatkan hanyalah rasa pedih yang entah kenapa ia rasakan menjalar dari hati hingga keseluruh darahnya.

Perih. Hanya itu yang bisa ia rasakan ketika mendengar Remy berkata

“Eh gue cuma minta kontaknya ya bukan berarti gue suka!”

Entah itu pernyataan jujur atau bukan, menurut Ana, yang jelas tak sepatutnya Remy berbicara keras-keras seperti itu. Ana pun langsung berjalan cepat dengan ponsel di genggamannya. Ana bisa merasakan pandangan Remy yang menusuk punggungnya.

Meski rada lola, akhirnya Remy memutuskan untuk mengejar Ana.

“Eh Fahri, gue gak tau masalah lo apa sama gue. Yang jelas gue gak suka cara lo mempermainkan gue kayak gini. Kalau emang dari awal lo gak mau ngasih kontak Ana ke gue gara-gara lo ngerasa tersaingi, bilang aja kalau lo juga naksir Ana! Bye bro. Cukup tau gue sama lo!”

Fahri gelagapan, bingung harus bagaimana ketika melihat Remy mengejar Ana bagaikan mengejar cinta. Bagaimana kalau misalnya Remy mengatakan cintanya dan kemudian di terima oleh Ana? Hanya itulah yang ada dibenak Fahri. Namun, ia terlalu kaku dan tidak tau harus bagaimana. Baginya saat ini, kalau memang Ana adalah jodohnya, mereka akan dipertemukan dan dipersatukan.

***

(Di lobby)

“Halo, saya Ana dari semester 1. Saya mau daftar seminar. Kemarin sudah menghubungi contact personnya kok.” Ucap Ana berwibawa di stand pendaftaran seminar.

“Oh? Kamu Ana? Senang bertemu denganmu! Saya Gerry contact person yang kamu hubungi!” Gerry tersenyum jail dengan Ana.

Ana pun mulai risih dan segera meminta form registrasi seminar.

Remy yag menyadari keganjenan Gerry pun langsung mendekati Ana dan menggenggam tangannya.

“Ana, gue mau ngomong sebentar.” Ucap Remy serius.

Ana langsung kaget dan jantungnya menari kegirangan akibat hangatnya tangan Remy yang menyentuh kulit lembutnya. Remy pun merasakan demikian, dia optimis akan mendapatkan hati Ana hari ini meski dirinya grogi hampir gila!

Setelah berjalan beberapa lama, akhirnya Remy menghentikan langkah di danau belakang perpustakaan. Saat itu matahari sedang bertengger cantik nan menawan panasnya diatas kepala mereka. Namun, mereka tidak merasakan sengatan matahari itu lantaran pohon setengah rindang yang menanungi mereka.

Dengan tatapan penuh arti, Remy menatap Ana tajam. Tangan mereka pun masih belum terlepas dan terlihat seperti tidak mau terlepas.

Setelah kebisuan yang melanda, akhirnya Remy mengucapkan sebuah kalimat yang sangat cepat. Namun intinya bisa ditangkap Ana.

“Gue suka sama lo! Mau gak jadi pacar gue? Gue tau ini terlalu cepet tapi saingan gue makin banyak dan gue mau ikat lo langsung sekarang! Gue gakmau main-main lagi.” Kata Remy dengan satu tarikan nafas.

“Maaf? Pelan-pelan dong ngomongnya.” Pinta Ana malu-malu meski ia sudah mendengar inti dari pernyataan Remy.

Remu tersenyum melihat wajah Ana yang memerah dan entah kenapa, Remy langsung merengkuh pipi kemerahan Ana dan mendekatkan wajahnya dengan Ana. Dan yang didekati pun hanya terdiam terbawa suasana hingga akhirnya angina semilir memainkan rambut mereka ditengah kecupan mesra pasangan baru yang sedang dimabuk cinta.

The End.

Selasa, 13 Oktober 2015

Jatuh Cinta


Banyak lagu yang menceritakan kisah cinta. Tapi sejujurnya, setiap orang itu punya kisah cintanya masing-masing. Ada yang bilang sama gue, “Kayak Glenn dan Chelsea dong!” “Kayak Habibie-Ainun dong!”

Duh, guys, kalian udah terpengaruhi media. Kisah cinta yang indah gak cuma kisah cinta mereka aja kok. Jangan terlalu terkotak-kotak dengan definisi romantis itu ya seperti mereka deh, karena setiap orang punya kisahnya tersendiri. Istilahnya, jangan ngukur baju orang lain sama seperti kamu mengukur bajumu. Pasti beda, kan?

Ngomong-ngomong kisah cinta, jadi inget gimana gue yang kalau lagi jatuh cinta. Rasanya kayak orang bego gak nafsu makan, gak fokus belajar, ngecek handphone mulu takut ada pesan atau chat dari orang yang disuka lalu sekalinya ada, buru-buru dijawab! Ahahaha.

Kalau gue ya, rasanya jatuh cinta itu berat.

Berat nahan jantung yang dag dig dug duar kayak mau meledak kalau denger namanya. Apalagi kalau liat orangnya dan ada disampingnya, duh gakuku! Haha.

Trus trus, buat gue, nama orang yang gue suka itu indah banget kalau disebut. Even nama itu pasaran atau biasa aja, buat gue itu indah. Apalagi kalau disebut dan manggil orang itu. Gak cuma hati gue yang berbunga-bunga, tapi bibir gue jg serasa dikasih bunga saking indahnya! Duh, sumpah lebay abis. Tapi beneran.

Udah gitu, biasanya gue mantengin sosial medianya. Nunggu update-an terbarunya dengan harapan salah satu update-annya itu tentang gue. Trus kalau ada sesuatu yang bersifat ‘nyindir’, gue biasanya langsung baper. Apalagi kalau sesuatu kayak marah atau sebagainya, gue pasti langsung galau mikirin “Itu buat gue, bukan ya?”

Trus kadang kalau liat dia deket sama cewek lain, hati langsung lemes, takut dia suka dengan orang itu (padahal dia juga belom tentu suka ya sama gue hahaha) soalnya, cinta gue jarang terbalas. Tapi sekalinya terbalas, gue gak mau pacaran. Enakan HTS-an kalo kata sobat gue, Epoy mah.

Btw Epoy anak Matematika Universitas Diponegoro loh. Udah pinter, cantik, tembem, ngegemesin, alim, tapi dia gak nyari pacar, nyarinya calon suami makanya doi kalo naksir orang pasti senior! Wahahaha (Poy, maap gue bongkar aib wkwkwk)

Back to topic,

Udah gitu kalau ada moment-moment sama orang yang disuka, rasanya setiap momen itu indah banget. Setiap detilnya pasti gue inget! Baik nomor plat kendaraannya, jaket favoritenya, aroma tubuhnya, cara jalannya, dan masih banyak lagi! Pokoknya tiap detil yang ada dirinya bakal jadi favorit gue deh haha.

Trus kadang suka mules sendiri kalau inget. Suka nervous juga. Rasanya mau jual mahal kalau ada orangnya tapi kepengen! Wakakak.

Ah, udah ah kocak gue malah bongkar aib. Babay guys, see u at next post!

Btw gue bikin versi audio nya nih! Yang kangen sama suara gue boleh banget dengrin di soundcloud gue >,<