Titisan Rindu

Penat rasa ketika tau bahwa kita tak akan bertemu
Aku merindu
Mungkin, dari situlah kegundahan ini hadir

Sesak rasa ketika aku melihatmu bercengkrama dengan yang lain
Aku cemburu
Mungkin, dari situlah gelora ini hadir

Aku ingin bersua
Tapi ragaku kecewa
Dia berkata, aku harus bersabar
Dia berkata, aku tak pantas menghubungimu duluan

Aku setuju
Karena itu aku diam

Meski ragaku menuntut akan hadirmu
Meski radarku menuntut akan suaramu

Aku rindu
Kurasa dari situlah akhirnya kutau
Bahwa aku mencintaimu

Sepucuk Surat Untuk Masa Lalu

Sabtu, 8 April 2017

Selamat malam… apa kabar?

Taukah, tak pernah lagi terlintas untukku mencari tau kabar ataupun keberadaanmu. Ketahuilah bahwa semuanya sudah selesai sekarang. Aku tak lagi berniat untuk menengok masa lalu pun berharap kau kembali melangkah mundur.

Taukah, tak pernah lagi aku ingin berhubungan denganmu. Jelas sekali nyatanya. Sudah kusingkirkan segala hal tentangmu. Pun kontak privasi yang sering kita jemu dulu.

Taukah, kurasa kini kutemukan penggantimu. Tapi tak akan kuceritakan disini. Nanti ada waktunya. Di bab baru, atau jurnal baru tentangku dan dia.

Pertama, kuucapkan selamat kepadamu yang sedang mengalami Quarter Life Crisis. Hal itu memang membingungkan. Kau akan merasa asing terhadap dirimu sendiri pun sekitarmu juga tak lagi kau percayai. Tapi percayalah, itu semua akan berlalu.

Taukah, setelah itu semua segalanya semakin meruncing. Dari situlah akhirnya akan kau sadari bahwa perubahan tak hanya berawal dari sudut kiri ataupun kanan, tapi harus dari pusatnya, dirimu sendiri.

Kedua, ucapan terima kasih akan kuucapkan untuk diriku sendiri. Karena diri ini mampu berdiri tegak dari segala perubahan mendadak yang menjungkir-balikan ekspektasi menjadi kenyataan tragis yang mau tak mau harus dihadapi.

Percayalah, aku selalu ingin menjadi sosok yang lebih baik setiap harinya.

Ketiga, mungkin akan kusudahi surat singkat ini karena terlalu banyak hal yang bisa kuceritakan apabila surat ini kulanjutkan. Yang jelas, aku sudah jauh lebih bahagia dan mensyukuri segala hal.

Termasuk pertemuan baruku dengannya.

Taukah, kau harus percaya bahwa dari sudut manapun, dia yang kau cari akan dipertemukan oleh Tuhan.

Kurasa, aku menemukannya sekarang.

Terima kasih atas waktumu membaca ini. Wassalam.

Dua puluh tahun

Tengah malam 20 tahun lalu, disaat semua orang berseru dengan tahun baru, umi saya malah mengalami kontaksi kesakitan. Beliau menelepon abi saya yang konon sedang malam tahun baruan dengan teman-temannya di TMII. Lalu, saat abi pulang, barulah umi dan abi beranjak dari Depok ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina Jatinegara, Jakarta Timur. Dan disanalah saya lahir.

Lucu ya. Dari lahir, sampai pekerjaan pertama saya, saya berada di Hermina. Bahkan nanti, inshaa Allah kalau saya melahirkan, saya juga akan terus kontrol sampai melahirkan di Hermina karena penyakit yang saya derita sejak saya lahir sampai saya se-dewasa sekarang, rekam medisnya lengkap di Hermina :p

Umi sering cerita kalau saya dulu itu bandel dan pecicilan. Saat saya berusia tiga tahun, tepatnya tahun 2000, adik kembar saya lahir. Menurut umi dan abi, saya sulit menerima keadaan mereka sampe mau buang ke tempat sampah (LOL) apalagi setelah mereka pulang dari rumah sakit, saya gak mau masuk rumah malah duduk di bawah tiang listrik sampe manjat dan jatuh benjol sebesar telur. Makanya saya jenong. (gak ada hubungannya sih)

Gak ngerti lagi Ami yang dulunya begitu petakilan bisa jadi Ami yang kalem gini. (wink)


(iya itu saya waktu bayi :p)


Btw, dari kecil, saya mainnya itu sama kakak sepupu saya, Mas Okdi. Kebetulan kami lahir dengan jarak yang gak jauh. Mas Okdi 25 Oktober 1996, saya 1 Januari 1997. Makanya saya terus nemplok sama Mas Okdi dari bayi. Sampe kalo Mas Okdi main sama temen-temen cowoknya, saya ngikut, biarpun cewek sendiri. Terus kalo Mas Okdi sekolah waktu SD saya samperin ke sekolahnya (LOL) (btw kebetulan Mas Okdi biasa sekolah pagi, saya sekolah siang. Jadi, kalo pagi saya bete gak ada temen)

(dari bayi saya emang biasa ditindas sama Mas Okdi)

Pernah waktu saya kelas 3/4 SD, saya tidur sama Mas Okdi dan Nenek. Paginya, tiba-tiba saya sesak napas dan megap-megap. Tau gak kenapa?

Dengan badan sekecil itu, saya ditindih sama Mas Okdi yang badannya sebesar itu. -_-
Mashaa Allah memang. Untung saya masih hidup.

Dan Alhamdulillah, saya yang bayinya botak, sekarang sudah memiliki mahkotanya wanita *ea. Iya, saya punya rambut kok sekarang. Cantik malah. Haha. Makanya saya sembunyikan dibalik hijab saya, khawatir banyak yang naksir. (HAHAHA AMPUN)


Gak terasa ya. Saya sudah berkepala dua.



Sudah 20tahun saya diberikan berkah kehidupan dan kenikmatan oleh Allah



Sudah 20tahun saya hidup di bumi Allah


Dan sudah sekitar 10tahun-an sejak masa akil baliq saya yang seharusnya saya manfaatkan sebaik-baiknya dengan beribadah dan berbuat kebaikan.

Karena sesungguhnya dalam surah Al-Asr ayat 1-2:
“Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian”
Kenapa? Karena menyia-nyiakan waktu yang sudah Allah berikan. Dunia diciptakan untuk menjadi ujian bagi manusia bukan malah terlena dan lalai karena kenikmatannya tapi untuk menanamkan pahala yang bisa kita petik di akhirat nanti.

Bayangkan manusia yang berada di dunia saja sudah terlena dengan kenikmatan yang Allah beri. Bagaimana kenikmatan di Surga Allah nanti?

Wallahi, hanya itu tujuan saya.

Saya selalu berdoa agar nantinya saya bisa bertemu di surga Allah dengan sanak keluarga, saudara dan sahabat-sahabat saya semasa di dunia.

Aamiin

Doa saya di sisa umur saya...

Semoga di sisa umur saya ini, saya bisa jauh lebih bermanfaat untuk orang banyak.
Semoga di sisa umur saya ini, saya selalu bisa beribadah dengan benar dan menanam kebaikan yang bisa saya petik di akhirat nanti.
Semoga di sisa umur saya ini, saya bisa terus mengkhatamkan serta mengamalkan isi Al-Qur'an.
Semoga juga sholat-sholat saya semakin baik setiap harinya, aqidah saya tetap di jalan Allah dan semoga akhlak saya bisa jauh lebih baik lagi hingga membuat semua orang merasa tenang dan nyaman akan akhlak yang saya tunjukkan.
Semoga juga setiap langkah yang saya ambil, terus diiringi Allah hingga hanya ada Ridho-Nya di dalam hidup saya.

Saya tidak minta banyak. Saya hanya ingin terus menjunjung tinggi kebenaran Allah dan terus berbuat serta menanam kebaikan untuk bekal akhirat saya nanti.
Dan juga semoga akhir perjalanan hidup saya dan siapapun yang sedang membaca ini adalah khusnul khatimah.

Aamiin allahuma aamiin.

Semoga siapapun yang membaca ini, yang turut mengaminkan doa saya, juga turut mendoakan dirinya sendiri.

Karena Inshaa Allah, ketika kita mendoakan kebaikan untuk orang lain, malaikat akan mengaminkan untuk diri kita sendiri. Orang itu mendapat doa darimu sementara kamu mendapatkan doa dari malaikat.

Mashaa Allah. :)

Terus berada di jalan Allah ya, teman.

Sungguh, fitnah akhir zaman itu adalah seburuk-buruknya fitnah. Terlebih fitnah Dajjal nanti.

Semoga juga, saya sekeluarga, dan siapapun yang membaca ini dijauhkan dari pertemuan dengan Dajjal. Karena fitnah Dajjal nanti sungguh keji. Dan tidak ada satu orang pun yang bisa luput dari fitnah Dajjal apabila sudah bertemu dengannya. Bahkan orang yang sudah digelar Kyai sekalipun.

Iya, sedahsyat dan se-keji itu.

Semoga kita tidak bertemu Dajjal ya, teman. Kalau memang harus merasakan zaman itu, bersembunyilah dari Dajjal. Pergi ke hutan, gunung, gua, ke tempat-tempat yang jarang orang kunjungi serta amalkan surat Al-Kahfi.

Malah kalau bisa dan memungkinkan, pergilah ke Mekkah dan Madinah. Karena hanya kedua tempat itu yang tak bisa Dajjal jamah.

Namun, kalau salah satu dari kita sudah habis masa hidupnya sebelum bertemu Dajjal. Semoga khusnul khatimah dan tetap berada di jalan Allah adalah akhir dari perjalanan kita.

Aamiin allahuma aamiin.

Semoga keberkahan hidup selalu menemani dan menghampiri kita semua yaa.

Aamiin

---------------

Eh... APAAN? Calon suami???

Hahaha. Mau minta yang soleh pastinya karena kalau dia soleh, inshaa Allah taat akan perintah Allah, tau cara memperlakukan wanita dengan baik, tau cara menundukkan pandangannya, tau hak dan kewajibannya dan tentunya hanya akan terus mencintai istrinya. Selain itu, saya juga mau yang bisa mengoreksi tajwid, harakat serta bacaan saya setiap kali saya tadarus. Dan juga yang bisa bareng-bareng menghafal surat Al-Kahfi karena wallahualam kapan Dajjal muncul. Bisa jadi saya masih hidup di masa itu, wallahualam bissawab.

Udah sih kayaknya itu aja. Simpel kan :p

SIMILAR POSTS

Candu

Merasa kecanduan, ketergantungan dan gak bisa lepas dari pasangan yang udah ninggalin kamu itu ternyata BUKAN karena kamu ketergantungan sama dia nya. Tapi, sama RASA dan SENSASI dari KOKTAIL BIOKIMIA tubuh yang secara alami terjadi di dalam hubungan.

Padahal, ngejalin hubungan itu gak perlu komunikasi setiap saat. Yang penting tau hatinya buat siapa, rindunya buat siapa dan cintanya buat siapa.

Kamu bukan ketergantungan atau nagih sama orangnya tapi NAGIH sama rasa dan sensasi yang ada di dalam hubungan itu.


Eh, tunggu... itu pasangan atau morfin kok bikin nagih? :(


Karena faktanya, yang ditinggalin akan jauh lebih sulit untuk move on daripada yang ninggalin.

Padahal, pasangan yang berkualitas itu pasangan yang sadar komitmen, bukan cuma sadar status. Pasangan yang berkualitas itu biarpun keliatan kayak mau pergi, kayak sibuk banget dan gak ada waktu buat kamu, sok cuek sekalipun but s/he will stay without you're asking for. Sekalipun dalam amarahnya dia terlihat akan pergi, sebenernya dia gak akan pernah pergi. 

Pasangan yang berkualitas itu yang mau kerja sama dan kompromi. Yang bisa jadi partner tanpa khawatir ada salah satu pihak yang akan dirugikan. Yang bisa cari jalan tengah untuk segala permasalahan. Dia gak akan ngebiarin kamu susah payah sendirian. Dengan segala yang dia bisa, dia akan bantu kamu keluar dari kesulitan.

Pasangan yang berkualitas itu yang tau kalau dalam setiap hubungan ada masa pasang-surut perasaan. Ada masa jenuh, bosen, perasaan berkurang dan kayak mau nyerah. Tapi pasangan yang berkualitas mau nyari celah buat keluar dari zona surut itu buat kembali ke zona nyaman dan amannya mereka. Se-menyebalkan apapun kebiasaan pasanganmu, biarpun kamu jadi sering ngomel, ngedumel dan mencak-mencak, kalau kamu udah bisa jadi pasangan yang berkualitas, hal itu gak akan ngebuat kamu ninggalin dia.

Pasangan yang berkualitas itu yang sama-sama punya SKILL untuk jatuh cinta setiap harinya. Yang memutuskan untuk hanya jatuh cinta pada satu orang yang sama setiap harinya. Hal itu bukan naluriah atau tergantung pasangannya TAPI tergantung SKILL kamu untuk bisa jatuh cinta setiap hari dengan pasangan atau enggak. Baiknya, dengan kamu punya SKILL ini, kamu gak akan tertarik sama makhluk lain selain pasanganmu. Yang kamu rasakan nantinya hanya rasa syukur dikirim manusia seperti dia.

Pasangan yang berkualitas itu pasangan yang pengertian, yang selalu nyoba untuk liat sisi lain pasangan disaat sisi buruk atau kejelekan pasangan muncul. Dia mungkin akan gondok, kesel, benci sekalipun, tapi itu cuma sesaat. Karena dia punya SKILL itu tadi untuk terus mencintai pasangannya. Dia gak akan pernah lupa sensasi pertama kali kenapa bisa dia jatuh cinta kepada pasangannya.

Menurut @lexdepraxis, orang yang belum bisa ngebangun kualitas hubungan, yang berani memutuskan hubungan hanya karena alasan jenuh atau gak cocok, sangat amat tidak disarankan untuk menikah karena dia belum bisa melatih SKILL itu tadi.

Oh ya, Lex dePraxis itu seorang coach love yang baru aja menikah. Pernikahannya sempet heboh karena dia memutuskan menggunakan uang resepsi pernikahannya untuk tour keliling Eropa dibanding bikin pesta mewah dan megah. Bukan berarti dia gak ngadain syukuran sih, syukuran  pernikahan tetap ada tapi hanya kerabat tertentu aja.

Keren ya!

Organisasi Mahasiswa


Dari semester satu, gue udah memutuskan untuk aktif di kampus dengan pertama kali memasuki Unit Aktivitas Mahasiswa (Unitas) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Gue aktif di Unitas selama satu tahun dan dua periode kepemimpinan yaitu yang pertama bersama Kak Nurul Afifah (Kak Ipeh) lalu yang kedua adalah Kak Putri Saribah Sanaky (Kak Naky). Cara mereka memimpin jelas berbeda.
Kalau Kak Ipeh tegas banget dan bener-bener nyuruh kita sadar porsi, sadar tugas dan jobdesc setiap acara. Kalau Kak Naky cukup tegas juga tapi selama kepemimpinan Kak Naky, kita lebih santai dan gak terlalu diburu-buru.

Overall, kalau boleh jujur, gue lebih suka masa Kak Ipeh karena tenaga dan otak gue jadi optimal dan maksimal.

Kurang lebih inilah acara-acara selama gue ikut Unitas:

1. Fit and Proper Test Unitas 2015-2016



2. English Camp


3. Bedah Film Sastra 'The Merchant of Venice'

(Kebetulan Ami dan Pepe jadi MC)

4. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Ipeh menjadi Kak Naky)

5. Go Overseas in a Day (Ami jadi Moderator disini)


 6. Latihan Kepemimpinan Mahasiswa


(Sebel banget Ami tepar pas LKM jadi gak bisa mengoptimalkan jiwa kepemimpinan deh)

7. Seminar Public Relation

(Om Henry Manampiring sama Bang Marco Ivanos loh pembicaranya :p)

8. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Naky menjadi Maulana Yusuf)



Dan…. Saat ini Alhamdulillah gue udah naik tingkat organisasi yakni dengan menjadi pengurus di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni.

Hal yang gak gue duga adalah…. Gue di amanahkan menjadi Wakil Ketua 2 BEM FBS! Awalnya gue pikir karena gue masih semester 3, gue cuma bakal jadi anggota atau syukur-syukur kepada divisi. Ternyata….. jeng-jeng-jeng, langsung jadi Wakil Ketua!

*nyengir kampret gue langsung*

Ini amanah yang sebenernya bikin gue seneng karena iu berarti gue dipercaya oleh Kak Ipeh (Ketua BEM FBS saat ini) untuk memperkuat dan mempererat tim apalagi gue diterima (dan langsung jadi waka 2) tanpa fitpro dan foto copy sertifikat LKM belom gue serahin!

(Kak, nanti di rapat selanjutnya gue bawa foto copy sertifikat LKM)

Dan….. saat ini gue lagi merasa bersalah karena gak bisa ikut Musyawarah Mahasiswa di Curug Cilember. Gue sedih karena gak bisa kenal deket sama ormawa lain padahal itu salah satu acara untuk mempererat kebersamaan dengan ormawa lain. Terlebih, gue baru aja dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua 2 BEM! Kalo gue gak muncul ke permukaan, ormawa lain bisa mempertanyakan keberadaan dan kerjaan gue.

Jadi……. Gue memutuskan untuk terus amanah, solid dan professional dalam mengemban tugas! Bismillah semoga aja urusan kerjaan dan kuliah gak ikut terhambat. Malah gue bisa makin multi-talented dan makin bisa manage waktu dengan baik.


Dan untuk acara-acara selanjutnya semoga aja gue bisa ikut.

Aamiin!

So, guys, semangat berorganisasi! Karena dari organisasi inilah, soft-skill kalian bisa terlatih dengan baik dan jiwa kepemimpinan kalian bisa terasah!

Semangat!

Mata

Ada yang bilang, mata itu pancaran jiwa, hati dan kepribadian yang sebenarnya. Sejujurnya, gue mau setuju sama hal itu. Lewat mata, kesungguhan, keseriusan, pembawaan, konsistensi, semuanya terpancar dengan jelas. Bahkan baik-buruknya seseorang juga terpancar lewat mata.

Ada hal yang baru gue ketahui hari ini tentang mata seseorang yang akhirnya gue sadar sesuatu. Setiap orang emang punya sisi buruk. Punya sisi judgemental, punya sisi gak suka sama orang, punya sisi sombong, belagu, ya pokoknya yang buruk-buruk lah ya. Tapi cuma sebagian orang yang sadar kalau nunjukin sisi buruk itu gak bagus.

Bukan berarti pencitraan, tapi memperlakukan orang lain dengan baik, bertutur kata dengan baik, berbicara seperlunya, memanfaatkan waktu sebaik-baiknya merupakan hal yang seharusnya dilakukan oleh semua orang.

Kamu gak suka sama kekurangan orang lain kayak misalnya dia (maaf) fisiknya jelek. Itu bukan salah dia, juga bukan salah Tuhan yang udah buat dia sedemikian rupa tapi memang begitu adanya tinggal kitanya aja mau terima dia apa adanya di lingkungan atau enggak. Jangan sampai ngejauhin orang lain cuma karena kekurangan itu. Jangan sampai gak mau berhubungan sama sekali sama dia karena hal itu.

Setiap orang punya peran dan porsinya masing-masing dalam hidup ini. Perlakukanlah orang lain dengan baik sebagaimana kamu berharap untuk diperlakukan. Caramu memperlakukan orang lain merupakan cerminan kualitas dirimu. Tutur katamu juga demikian adanya.

Dan semua itu akan terpancar lewat mata.

Seorang psikolog, atau seseorang yang memang diberkahi karunia Tuhan untuk bisa membaca karakter seseorang lewat mata, pasti bisa melihat itu semua.
Itulah kenapa kualitas diri dapat terpancar lewat mata.

A Letter to My Imaginary Child

Well, terinspirasi dari Om Piring.

Halo, Nak…

Ibu gak tau mungkinkah surat ini bisa sampai padamu nanti. Tapi, kurang lebih inilah isi hati ibu untukmu.

Nak, ibu mungkin nanti bukanlah ibu yang sempurna. Ibu bisa jadi penuh kekurangan yang akan selalu ibu coba untuk tutupi dengan kelebihan yang ibu punya. Ibu sadar, ibu adalah seseorang yang sekalinya terpuruk, bisa sulit untuk bangkit. Butuh ribuan motivasi dan dorongan dari orang lain untuk ibu bangkit.

Mungkin kamu pikir, ibu adalah orang yang lemah. Tapi ibu selalu coba untuk jadi pribadi yang kuat.

Nak, kehidupan itu keras. Nanti, kamu harus bisa jadi orang yang tegas tanpa kekerasan. Kamu harus punya manner dan attitude yang baik. Jadilah pribadi yang baik kepada semua orang. Jadilah pribadi yang penyayang terhadap apapun.

Ibu tau buah jatuh gak jauh dari pohonnya. Mungkin aja nanti kepribadian ibu yang mudah kalut, mudah ketakutan sama pikiran sendiri, ketakutan sama hal yang belum tentu terjadi, ketakutan sama hal yang belum dimulai dan sekalinya rapuh butuh usaha keras untuk dikuatkan lagi, nurun ke kamu.
Ibu tau jadi seseorang seperti itu sangat susah dan sangat menyakitkan ketika jatuh.

Ibu harap nanti ibu bisa jadi orang pertama yang menguatkan kamu. Ibu akan selalu peluk kamu kalau kamu menangis. Ibu akan bantu kamu dalam memilih pasangan hidup yang tepat. Ibu akan terus dorong kamu untuk jadi pribadi yang sukses.

Ibu harap, nantinya ibu bisa jadi sosok yang penyayang. Sosok yang lembut, yang bisa sabar dalam mendidik dan melatih kamu sampai dewasa, yang selalu dukung impian dan selalu support kamu dari jauh.

Nanti, kamu harus jadi anak yang cerdas ya, Nak.

Ibu akan buat pondasi dasar kamu berdasarkan ketaatan kepada Allah SWT. Ibu akan buat pondasi dasar kamu adalah pribadi yang kuat dan tangguh.

Kayak apa yang ibu bilang, kehidupan itu keras. Cuma pohon yang kuat, Nak, yang mampu berdiri tegak dari segala badai. Ibu akan buat kamu jadi pribadi yang hebat dimanapun kamu berada.
Ibaratkan seekor ikan, mau di kolam kecil, kolam sedang, kolam besar, sungai, teluk bahkan laut sekalipun, ibu akan buat kamu mampu bertahan.

Kuncinya, selalu buat keyakinan di diri kamu kalau Allah terus menjaga kamu. Allah akan selalu menguatkan kamu. Ketika rapuh, jadikanlah dzikir dan Al Quran sebagai penenang dan penguatmu ya, Nak.

Ibu pernah jatuh sebegitu mengerikan. Memang bukan jatuh dari lantai 15, tapi rasa sakitnya bagai jatuh dari lantai 20.

Ibu jadikan sholat sunah, dzikir dan Al Quran sebagai penguat ibu. Sejak saat itu, ibu sadar kalau rohani ibu kosong dan butuh diisi oleh hal-hal menyejukkan seperti itu.

Nak…

Ibu gak mau mengulang kesalahan seperti nenek dan kakek kandungmu. Mereka bercerai di usia ibu yang ke-18. Awalnya ibu pikir, semuanya akan baik-baik saja, atau mungkin malah lebih baik karena lelah apabila mendengar mereka bertengkar. Tapi ternyata sebagai anak pertama, ibu terkadang merasa lelah, Nak. Tapi ibu tau, Allah gak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan hamba-Nya. Dengan begini, Allah pasti tau kalau ibu kuat untuk ngejalanin semua hal ini.

Biarpun sekarang kehidupan ibu bagai berjalan diatas ranjau, tapi ibu tau ini akan berlalu. Ibu percaya satu hal, selalu akan ada pelangi setelah badai.

Saat ibu menulis ini, usia ibu 19 tahun 9 bulan atau tepatnya 16 Oktober 2016.

Kalau kamu bertanya, apakah ibu sudah menemukan ayahmu atau belum… sejujurnya ibu gak tau. Bisa jadi belum, bisa jadi juga sudah tapi ibu gak sadar. Karena masih lama, Nak, sekitar 4-6 tahun lagi mungkin ibu baru siap untuk menikah.

Siapapun ayahmu nanti, pasti adalah sosok yang terbaik yang sudah disiapkan oleh Allah. Pastinya dia adalah seseorang yang bertanggungjawab, penyayang, pekerja keras tapi tetap mengutamakan keluarga, dan nantinya, ayahmu pasti selalu sayang sama ibu.

Ibu yakin, siapapun ayahmu nanti, dia pastilah jawaban dari doa sepertiga malam yang selalu ibu panjatkan.

Manusia gak ada yang sempurna, Nak. Termasuk ibu dan ayahmu nanti.

Tapi pasti selalu kami usahakan yang terbaik, kami akan menjadi orangtua yang demokratis, yang dalam keputusan besar, kita coba untuk rundingkan bersama.

Oh ya, Nak.. nanti kamu harus belajar main musik ya. Ibu sih maunya kamu bisa main musik klasik kayak biola, harpa atau piano. Tapi kalo nanti kamu maunya gitar, bass atau drum, ibu gak akan ngelarang kok. Ibu pasti dukung.

Maaf juga kalau nanti mungkin ibu kurang perhatian. Ibu mau bisa berkarir biarpun bukan kewajiban ibu mencari nafkah atau sekalipun nanti ayahmu bergelimang harta, ibu tetap mau punya asset sendiri, mau punya tabungan sendiri dan mau aktif di dunia luar.

Nak, harta itu titipan. Harta ayahmu bisa saja habis atau (amit-amit) usahanya jatuh, dengan ibu punya asset atau tabungan, nantinya ibu bisa bantu ayahmu. Urusan sandang, pangan, papanmu jadinya tidak terbengkalai, apalagi urusan pendidikan dan kesehatanmu, Nak.

Ibu dan ayahmu selalu mengupayakan yang terbaik. Nantinya, kami pasti bisa jadi partner yang kompak.

Semoga surat ini akan sampai padamu nanti, aamiin…

Salam sayang,

Your lovely melancholy mom

Little Mix

Dari tahun 2012 atau 2013 (gue lupa), gue mulai tertarik sama girl group satu ini. Lagu pertama yang gue suka dari mereka adalah Wings! Lagunya semangat banget seakan-akan nyuruh kita buat gak buang-buang waktu dalam hidup ini di lirik;

Mama told me not to wasted my life. She said, "Spread your wings, my little butterfly!"

Girl group ini keluaran dari The X Factor Inggris yang digawangi oleh Perrie Edwards, Jesy Nelson, Leigh-Anne Pinnock, dan Jade Thirlwall.

Kenapa gue tiba-tiba bahas Little Mix? Karena gue abis cover dua lagunya! Haha.

Lagu pertama adalah lagu nya mereka yang pertama kali gue denger yaitu Wings. Sebelumnya, kalo mau liat MV nya, sok atuh silahkan~

Wings


 Dan ini liriknya;

Mama told me not to waste my life
She said spread your wings my little butterfly

Don't let what they say keep you up at night
And if they give you shhhh...
Then they can walk on by

My feet, feet can't touch the ground
And I can't hear a sound
But you just keep on running up your mouth yeah

Walk, walk on over there
'Cause I'm too fly to care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly

(Hey, hey, woo!)

I'm firing up on that runway
I know we're gonna get there someday
But we don't need no "Ready. Steady. Go!", no

Talk, talk turns into air
And I don't even care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night,
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly
 Dan.... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Wings - Little Mix (Cover) by fajanuta

Lalu, lanjut ke lagu kedua yang gue cover yaitu lagu mereka yang baru banget keluar. Bahkan, belum seminggu di upload MV-nya di Channel resmi mereka. Yap! Judulnya; Shout Out to My Ex!

Shout Out to My Ex 


Silahkan baca liriknya! :p (Pas banget buat yang baru putus cinta dan mau titip salam ke mantannya HUAHAHAHA)

This is a shout out to my ex
Heard he in love with some other chick
Yeah yeah, that hurt me, I'll admit
Forget that boy, I'm over it
I hope she gettin' better sex
Hope she ain't fakin' it like I did, babe
Took four long years to call it quits
Forget that boy, I'm over it

Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down

Oh, I deleted all your pics
Then blocked your number from my phone
Yeah yeah, you took all you could get
But you ain't getting this love no more
'Cause now I'm living so legit (so legit)
Even though you broke my heart in two, baby
But I snapped right back, I'm so brand new, baby (I'm so brand new)
Boy, read my lips, I'm over you, over you


Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man (You're really quite the man)
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down
You'll never bring me down
 
 Dan... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Shout Out to My Ex - Little Mix (Cover) by fajanuta

Sorry ya gue pede banget promo soundcloud padahal suara gue biasa aja! Haha gapapa lah ya yang penting ku senang >,<

Have a great day, fellas!

Sabtu, 08 April 2017

Titisan Rindu

Penat rasa ketika tau bahwa kita tak akan bertemu
Aku merindu
Mungkin, dari situlah kegundahan ini hadir

Sesak rasa ketika aku melihatmu bercengkrama dengan yang lain
Aku cemburu
Mungkin, dari situlah gelora ini hadir

Aku ingin bersua
Tapi ragaku kecewa
Dia berkata, aku harus bersabar
Dia berkata, aku tak pantas menghubungimu duluan

Aku setuju
Karena itu aku diam

Meski ragaku menuntut akan hadirmu
Meski radarku menuntut akan suaramu

Aku rindu
Kurasa dari situlah akhirnya kutau
Bahwa aku mencintaimu

Sepucuk Surat Untuk Masa Lalu

Sabtu, 8 April 2017

Selamat malam… apa kabar?

Taukah, tak pernah lagi terlintas untukku mencari tau kabar ataupun keberadaanmu. Ketahuilah bahwa semuanya sudah selesai sekarang. Aku tak lagi berniat untuk menengok masa lalu pun berharap kau kembali melangkah mundur.

Taukah, tak pernah lagi aku ingin berhubungan denganmu. Jelas sekali nyatanya. Sudah kusingkirkan segala hal tentangmu. Pun kontak privasi yang sering kita jemu dulu.

Taukah, kurasa kini kutemukan penggantimu. Tapi tak akan kuceritakan disini. Nanti ada waktunya. Di bab baru, atau jurnal baru tentangku dan dia.

Pertama, kuucapkan selamat kepadamu yang sedang mengalami Quarter Life Crisis. Hal itu memang membingungkan. Kau akan merasa asing terhadap dirimu sendiri pun sekitarmu juga tak lagi kau percayai. Tapi percayalah, itu semua akan berlalu.

Taukah, setelah itu semua segalanya semakin meruncing. Dari situlah akhirnya akan kau sadari bahwa perubahan tak hanya berawal dari sudut kiri ataupun kanan, tapi harus dari pusatnya, dirimu sendiri.

Kedua, ucapan terima kasih akan kuucapkan untuk diriku sendiri. Karena diri ini mampu berdiri tegak dari segala perubahan mendadak yang menjungkir-balikan ekspektasi menjadi kenyataan tragis yang mau tak mau harus dihadapi.

Percayalah, aku selalu ingin menjadi sosok yang lebih baik setiap harinya.

Ketiga, mungkin akan kusudahi surat singkat ini karena terlalu banyak hal yang bisa kuceritakan apabila surat ini kulanjutkan. Yang jelas, aku sudah jauh lebih bahagia dan mensyukuri segala hal.

Termasuk pertemuan baruku dengannya.

Taukah, kau harus percaya bahwa dari sudut manapun, dia yang kau cari akan dipertemukan oleh Tuhan.

Kurasa, aku menemukannya sekarang.

Terima kasih atas waktumu membaca ini. Wassalam.

Minggu, 01 Januari 2017

Dua puluh tahun

Tengah malam 20 tahun lalu, disaat semua orang berseru dengan tahun baru, umi saya malah mengalami kontaksi kesakitan. Beliau menelepon abi saya yang konon sedang malam tahun baruan dengan teman-temannya di TMII. Lalu, saat abi pulang, barulah umi dan abi beranjak dari Depok ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Hermina Jatinegara, Jakarta Timur. Dan disanalah saya lahir.

Lucu ya. Dari lahir, sampai pekerjaan pertama saya, saya berada di Hermina. Bahkan nanti, inshaa Allah kalau saya melahirkan, saya juga akan terus kontrol sampai melahirkan di Hermina karena penyakit yang saya derita sejak saya lahir sampai saya se-dewasa sekarang, rekam medisnya lengkap di Hermina :p

Umi sering cerita kalau saya dulu itu bandel dan pecicilan. Saat saya berusia tiga tahun, tepatnya tahun 2000, adik kembar saya lahir. Menurut umi dan abi, saya sulit menerima keadaan mereka sampe mau buang ke tempat sampah (LOL) apalagi setelah mereka pulang dari rumah sakit, saya gak mau masuk rumah malah duduk di bawah tiang listrik sampe manjat dan jatuh benjol sebesar telur. Makanya saya jenong. (gak ada hubungannya sih)

Gak ngerti lagi Ami yang dulunya begitu petakilan bisa jadi Ami yang kalem gini. (wink)


(iya itu saya waktu bayi :p)


Btw, dari kecil, saya mainnya itu sama kakak sepupu saya, Mas Okdi. Kebetulan kami lahir dengan jarak yang gak jauh. Mas Okdi 25 Oktober 1996, saya 1 Januari 1997. Makanya saya terus nemplok sama Mas Okdi dari bayi. Sampe kalo Mas Okdi main sama temen-temen cowoknya, saya ngikut, biarpun cewek sendiri. Terus kalo Mas Okdi sekolah waktu SD saya samperin ke sekolahnya (LOL) (btw kebetulan Mas Okdi biasa sekolah pagi, saya sekolah siang. Jadi, kalo pagi saya bete gak ada temen)

(dari bayi saya emang biasa ditindas sama Mas Okdi)

Pernah waktu saya kelas 3/4 SD, saya tidur sama Mas Okdi dan Nenek. Paginya, tiba-tiba saya sesak napas dan megap-megap. Tau gak kenapa?

Dengan badan sekecil itu, saya ditindih sama Mas Okdi yang badannya sebesar itu. -_-
Mashaa Allah memang. Untung saya masih hidup.

Dan Alhamdulillah, saya yang bayinya botak, sekarang sudah memiliki mahkotanya wanita *ea. Iya, saya punya rambut kok sekarang. Cantik malah. Haha. Makanya saya sembunyikan dibalik hijab saya, khawatir banyak yang naksir. (HAHAHA AMPUN)


Gak terasa ya. Saya sudah berkepala dua.



Sudah 20tahun saya diberikan berkah kehidupan dan kenikmatan oleh Allah



Sudah 20tahun saya hidup di bumi Allah


Dan sudah sekitar 10tahun-an sejak masa akil baliq saya yang seharusnya saya manfaatkan sebaik-baiknya dengan beribadah dan berbuat kebaikan.

Karena sesungguhnya dalam surah Al-Asr ayat 1-2:
“Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian”
Kenapa? Karena menyia-nyiakan waktu yang sudah Allah berikan. Dunia diciptakan untuk menjadi ujian bagi manusia bukan malah terlena dan lalai karena kenikmatannya tapi untuk menanamkan pahala yang bisa kita petik di akhirat nanti.

Bayangkan manusia yang berada di dunia saja sudah terlena dengan kenikmatan yang Allah beri. Bagaimana kenikmatan di Surga Allah nanti?

Wallahi, hanya itu tujuan saya.

Saya selalu berdoa agar nantinya saya bisa bertemu di surga Allah dengan sanak keluarga, saudara dan sahabat-sahabat saya semasa di dunia.

Aamiin

Doa saya di sisa umur saya...

Semoga di sisa umur saya ini, saya bisa jauh lebih bermanfaat untuk orang banyak.
Semoga di sisa umur saya ini, saya selalu bisa beribadah dengan benar dan menanam kebaikan yang bisa saya petik di akhirat nanti.
Semoga di sisa umur saya ini, saya bisa terus mengkhatamkan serta mengamalkan isi Al-Qur'an.
Semoga juga sholat-sholat saya semakin baik setiap harinya, aqidah saya tetap di jalan Allah dan semoga akhlak saya bisa jauh lebih baik lagi hingga membuat semua orang merasa tenang dan nyaman akan akhlak yang saya tunjukkan.
Semoga juga setiap langkah yang saya ambil, terus diiringi Allah hingga hanya ada Ridho-Nya di dalam hidup saya.

Saya tidak minta banyak. Saya hanya ingin terus menjunjung tinggi kebenaran Allah dan terus berbuat serta menanam kebaikan untuk bekal akhirat saya nanti.
Dan juga semoga akhir perjalanan hidup saya dan siapapun yang sedang membaca ini adalah khusnul khatimah.

Aamiin allahuma aamiin.

Semoga siapapun yang membaca ini, yang turut mengaminkan doa saya, juga turut mendoakan dirinya sendiri.

Karena Inshaa Allah, ketika kita mendoakan kebaikan untuk orang lain, malaikat akan mengaminkan untuk diri kita sendiri. Orang itu mendapat doa darimu sementara kamu mendapatkan doa dari malaikat.

Mashaa Allah. :)

Terus berada di jalan Allah ya, teman.

Sungguh, fitnah akhir zaman itu adalah seburuk-buruknya fitnah. Terlebih fitnah Dajjal nanti.

Semoga juga, saya sekeluarga, dan siapapun yang membaca ini dijauhkan dari pertemuan dengan Dajjal. Karena fitnah Dajjal nanti sungguh keji. Dan tidak ada satu orang pun yang bisa luput dari fitnah Dajjal apabila sudah bertemu dengannya. Bahkan orang yang sudah digelar Kyai sekalipun.

Iya, sedahsyat dan se-keji itu.

Semoga kita tidak bertemu Dajjal ya, teman. Kalau memang harus merasakan zaman itu, bersembunyilah dari Dajjal. Pergi ke hutan, gunung, gua, ke tempat-tempat yang jarang orang kunjungi serta amalkan surat Al-Kahfi.

Malah kalau bisa dan memungkinkan, pergilah ke Mekkah dan Madinah. Karena hanya kedua tempat itu yang tak bisa Dajjal jamah.

Namun, kalau salah satu dari kita sudah habis masa hidupnya sebelum bertemu Dajjal. Semoga khusnul khatimah dan tetap berada di jalan Allah adalah akhir dari perjalanan kita.

Aamiin allahuma aamiin.

Semoga keberkahan hidup selalu menemani dan menghampiri kita semua yaa.

Aamiin

---------------

Eh... APAAN? Calon suami???

Hahaha. Mau minta yang soleh pastinya karena kalau dia soleh, inshaa Allah taat akan perintah Allah, tau cara memperlakukan wanita dengan baik, tau cara menundukkan pandangannya, tau hak dan kewajibannya dan tentunya hanya akan terus mencintai istrinya. Selain itu, saya juga mau yang bisa mengoreksi tajwid, harakat serta bacaan saya setiap kali saya tadarus. Dan juga yang bisa bareng-bareng menghafal surat Al-Kahfi karena wallahualam kapan Dajjal muncul. Bisa jadi saya masih hidup di masa itu, wallahualam bissawab.

Udah sih kayaknya itu aja. Simpel kan :p

Minggu, 30 Oktober 2016

Candu

Merasa kecanduan, ketergantungan dan gak bisa lepas dari pasangan yang udah ninggalin kamu itu ternyata BUKAN karena kamu ketergantungan sama dia nya. Tapi, sama RASA dan SENSASI dari KOKTAIL BIOKIMIA tubuh yang secara alami terjadi di dalam hubungan.

Padahal, ngejalin hubungan itu gak perlu komunikasi setiap saat. Yang penting tau hatinya buat siapa, rindunya buat siapa dan cintanya buat siapa.

Kamu bukan ketergantungan atau nagih sama orangnya tapi NAGIH sama rasa dan sensasi yang ada di dalam hubungan itu.


Eh, tunggu... itu pasangan atau morfin kok bikin nagih? :(


Karena faktanya, yang ditinggalin akan jauh lebih sulit untuk move on daripada yang ninggalin.

Padahal, pasangan yang berkualitas itu pasangan yang sadar komitmen, bukan cuma sadar status. Pasangan yang berkualitas itu biarpun keliatan kayak mau pergi, kayak sibuk banget dan gak ada waktu buat kamu, sok cuek sekalipun but s/he will stay without you're asking for. Sekalipun dalam amarahnya dia terlihat akan pergi, sebenernya dia gak akan pernah pergi. 

Pasangan yang berkualitas itu yang mau kerja sama dan kompromi. Yang bisa jadi partner tanpa khawatir ada salah satu pihak yang akan dirugikan. Yang bisa cari jalan tengah untuk segala permasalahan. Dia gak akan ngebiarin kamu susah payah sendirian. Dengan segala yang dia bisa, dia akan bantu kamu keluar dari kesulitan.

Pasangan yang berkualitas itu yang tau kalau dalam setiap hubungan ada masa pasang-surut perasaan. Ada masa jenuh, bosen, perasaan berkurang dan kayak mau nyerah. Tapi pasangan yang berkualitas mau nyari celah buat keluar dari zona surut itu buat kembali ke zona nyaman dan amannya mereka. Se-menyebalkan apapun kebiasaan pasanganmu, biarpun kamu jadi sering ngomel, ngedumel dan mencak-mencak, kalau kamu udah bisa jadi pasangan yang berkualitas, hal itu gak akan ngebuat kamu ninggalin dia.

Pasangan yang berkualitas itu yang sama-sama punya SKILL untuk jatuh cinta setiap harinya. Yang memutuskan untuk hanya jatuh cinta pada satu orang yang sama setiap harinya. Hal itu bukan naluriah atau tergantung pasangannya TAPI tergantung SKILL kamu untuk bisa jatuh cinta setiap hari dengan pasangan atau enggak. Baiknya, dengan kamu punya SKILL ini, kamu gak akan tertarik sama makhluk lain selain pasanganmu. Yang kamu rasakan nantinya hanya rasa syukur dikirim manusia seperti dia.

Pasangan yang berkualitas itu pasangan yang pengertian, yang selalu nyoba untuk liat sisi lain pasangan disaat sisi buruk atau kejelekan pasangan muncul. Dia mungkin akan gondok, kesel, benci sekalipun, tapi itu cuma sesaat. Karena dia punya SKILL itu tadi untuk terus mencintai pasangannya. Dia gak akan pernah lupa sensasi pertama kali kenapa bisa dia jatuh cinta kepada pasangannya.

Menurut @lexdepraxis, orang yang belum bisa ngebangun kualitas hubungan, yang berani memutuskan hubungan hanya karena alasan jenuh atau gak cocok, sangat amat tidak disarankan untuk menikah karena dia belum bisa melatih SKILL itu tadi.

Oh ya, Lex dePraxis itu seorang coach love yang baru aja menikah. Pernikahannya sempet heboh karena dia memutuskan menggunakan uang resepsi pernikahannya untuk tour keliling Eropa dibanding bikin pesta mewah dan megah. Bukan berarti dia gak ngadain syukuran sih, syukuran  pernikahan tetap ada tapi hanya kerabat tertentu aja.

Keren ya!

Minggu, 23 Oktober 2016

Organisasi Mahasiswa


Dari semester satu, gue udah memutuskan untuk aktif di kampus dengan pertama kali memasuki Unit Aktivitas Mahasiswa (Unitas) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Gue aktif di Unitas selama satu tahun dan dua periode kepemimpinan yaitu yang pertama bersama Kak Nurul Afifah (Kak Ipeh) lalu yang kedua adalah Kak Putri Saribah Sanaky (Kak Naky). Cara mereka memimpin jelas berbeda.
Kalau Kak Ipeh tegas banget dan bener-bener nyuruh kita sadar porsi, sadar tugas dan jobdesc setiap acara. Kalau Kak Naky cukup tegas juga tapi selama kepemimpinan Kak Naky, kita lebih santai dan gak terlalu diburu-buru.

Overall, kalau boleh jujur, gue lebih suka masa Kak Ipeh karena tenaga dan otak gue jadi optimal dan maksimal.

Kurang lebih inilah acara-acara selama gue ikut Unitas:

1. Fit and Proper Test Unitas 2015-2016



2. English Camp


3. Bedah Film Sastra 'The Merchant of Venice'

(Kebetulan Ami dan Pepe jadi MC)

4. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Ipeh menjadi Kak Naky)

5. Go Overseas in a Day (Ami jadi Moderator disini)


 6. Latihan Kepemimpinan Mahasiswa


(Sebel banget Ami tepar pas LKM jadi gak bisa mengoptimalkan jiwa kepemimpinan deh)

7. Seminar Public Relation

(Om Henry Manampiring sama Bang Marco Ivanos loh pembicaranya :p)

8. Musyawarah Unitas (Pergantian Kepemimpinan Kak Naky menjadi Maulana Yusuf)



Dan…. Saat ini Alhamdulillah gue udah naik tingkat organisasi yakni dengan menjadi pengurus di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni.

Hal yang gak gue duga adalah…. Gue di amanahkan menjadi Wakil Ketua 2 BEM FBS! Awalnya gue pikir karena gue masih semester 3, gue cuma bakal jadi anggota atau syukur-syukur kepada divisi. Ternyata….. jeng-jeng-jeng, langsung jadi Wakil Ketua!

*nyengir kampret gue langsung*

Ini amanah yang sebenernya bikin gue seneng karena iu berarti gue dipercaya oleh Kak Ipeh (Ketua BEM FBS saat ini) untuk memperkuat dan mempererat tim apalagi gue diterima (dan langsung jadi waka 2) tanpa fitpro dan foto copy sertifikat LKM belom gue serahin!

(Kak, nanti di rapat selanjutnya gue bawa foto copy sertifikat LKM)

Dan….. saat ini gue lagi merasa bersalah karena gak bisa ikut Musyawarah Mahasiswa di Curug Cilember. Gue sedih karena gak bisa kenal deket sama ormawa lain padahal itu salah satu acara untuk mempererat kebersamaan dengan ormawa lain. Terlebih, gue baru aja dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua 2 BEM! Kalo gue gak muncul ke permukaan, ormawa lain bisa mempertanyakan keberadaan dan kerjaan gue.

Jadi……. Gue memutuskan untuk terus amanah, solid dan professional dalam mengemban tugas! Bismillah semoga aja urusan kerjaan dan kuliah gak ikut terhambat. Malah gue bisa makin multi-talented dan makin bisa manage waktu dengan baik.


Dan untuk acara-acara selanjutnya semoga aja gue bisa ikut.

Aamiin!

So, guys, semangat berorganisasi! Karena dari organisasi inilah, soft-skill kalian bisa terlatih dengan baik dan jiwa kepemimpinan kalian bisa terasah!

Semangat!

Mata

Ada yang bilang, mata itu pancaran jiwa, hati dan kepribadian yang sebenarnya. Sejujurnya, gue mau setuju sama hal itu. Lewat mata, kesungguhan, keseriusan, pembawaan, konsistensi, semuanya terpancar dengan jelas. Bahkan baik-buruknya seseorang juga terpancar lewat mata.

Ada hal yang baru gue ketahui hari ini tentang mata seseorang yang akhirnya gue sadar sesuatu. Setiap orang emang punya sisi buruk. Punya sisi judgemental, punya sisi gak suka sama orang, punya sisi sombong, belagu, ya pokoknya yang buruk-buruk lah ya. Tapi cuma sebagian orang yang sadar kalau nunjukin sisi buruk itu gak bagus.

Bukan berarti pencitraan, tapi memperlakukan orang lain dengan baik, bertutur kata dengan baik, berbicara seperlunya, memanfaatkan waktu sebaik-baiknya merupakan hal yang seharusnya dilakukan oleh semua orang.

Kamu gak suka sama kekurangan orang lain kayak misalnya dia (maaf) fisiknya jelek. Itu bukan salah dia, juga bukan salah Tuhan yang udah buat dia sedemikian rupa tapi memang begitu adanya tinggal kitanya aja mau terima dia apa adanya di lingkungan atau enggak. Jangan sampai ngejauhin orang lain cuma karena kekurangan itu. Jangan sampai gak mau berhubungan sama sekali sama dia karena hal itu.

Setiap orang punya peran dan porsinya masing-masing dalam hidup ini. Perlakukanlah orang lain dengan baik sebagaimana kamu berharap untuk diperlakukan. Caramu memperlakukan orang lain merupakan cerminan kualitas dirimu. Tutur katamu juga demikian adanya.

Dan semua itu akan terpancar lewat mata.

Seorang psikolog, atau seseorang yang memang diberkahi karunia Tuhan untuk bisa membaca karakter seseorang lewat mata, pasti bisa melihat itu semua.
Itulah kenapa kualitas diri dapat terpancar lewat mata.

Minggu, 16 Oktober 2016

A Letter to My Imaginary Child

Well, terinspirasi dari Om Piring.

Halo, Nak…

Ibu gak tau mungkinkah surat ini bisa sampai padamu nanti. Tapi, kurang lebih inilah isi hati ibu untukmu.

Nak, ibu mungkin nanti bukanlah ibu yang sempurna. Ibu bisa jadi penuh kekurangan yang akan selalu ibu coba untuk tutupi dengan kelebihan yang ibu punya. Ibu sadar, ibu adalah seseorang yang sekalinya terpuruk, bisa sulit untuk bangkit. Butuh ribuan motivasi dan dorongan dari orang lain untuk ibu bangkit.

Mungkin kamu pikir, ibu adalah orang yang lemah. Tapi ibu selalu coba untuk jadi pribadi yang kuat.

Nak, kehidupan itu keras. Nanti, kamu harus bisa jadi orang yang tegas tanpa kekerasan. Kamu harus punya manner dan attitude yang baik. Jadilah pribadi yang baik kepada semua orang. Jadilah pribadi yang penyayang terhadap apapun.

Ibu tau buah jatuh gak jauh dari pohonnya. Mungkin aja nanti kepribadian ibu yang mudah kalut, mudah ketakutan sama pikiran sendiri, ketakutan sama hal yang belum tentu terjadi, ketakutan sama hal yang belum dimulai dan sekalinya rapuh butuh usaha keras untuk dikuatkan lagi, nurun ke kamu.
Ibu tau jadi seseorang seperti itu sangat susah dan sangat menyakitkan ketika jatuh.

Ibu harap nanti ibu bisa jadi orang pertama yang menguatkan kamu. Ibu akan selalu peluk kamu kalau kamu menangis. Ibu akan bantu kamu dalam memilih pasangan hidup yang tepat. Ibu akan terus dorong kamu untuk jadi pribadi yang sukses.

Ibu harap, nantinya ibu bisa jadi sosok yang penyayang. Sosok yang lembut, yang bisa sabar dalam mendidik dan melatih kamu sampai dewasa, yang selalu dukung impian dan selalu support kamu dari jauh.

Nanti, kamu harus jadi anak yang cerdas ya, Nak.

Ibu akan buat pondasi dasar kamu berdasarkan ketaatan kepada Allah SWT. Ibu akan buat pondasi dasar kamu adalah pribadi yang kuat dan tangguh.

Kayak apa yang ibu bilang, kehidupan itu keras. Cuma pohon yang kuat, Nak, yang mampu berdiri tegak dari segala badai. Ibu akan buat kamu jadi pribadi yang hebat dimanapun kamu berada.
Ibaratkan seekor ikan, mau di kolam kecil, kolam sedang, kolam besar, sungai, teluk bahkan laut sekalipun, ibu akan buat kamu mampu bertahan.

Kuncinya, selalu buat keyakinan di diri kamu kalau Allah terus menjaga kamu. Allah akan selalu menguatkan kamu. Ketika rapuh, jadikanlah dzikir dan Al Quran sebagai penenang dan penguatmu ya, Nak.

Ibu pernah jatuh sebegitu mengerikan. Memang bukan jatuh dari lantai 15, tapi rasa sakitnya bagai jatuh dari lantai 20.

Ibu jadikan sholat sunah, dzikir dan Al Quran sebagai penguat ibu. Sejak saat itu, ibu sadar kalau rohani ibu kosong dan butuh diisi oleh hal-hal menyejukkan seperti itu.

Nak…

Ibu gak mau mengulang kesalahan seperti nenek dan kakek kandungmu. Mereka bercerai di usia ibu yang ke-18. Awalnya ibu pikir, semuanya akan baik-baik saja, atau mungkin malah lebih baik karena lelah apabila mendengar mereka bertengkar. Tapi ternyata sebagai anak pertama, ibu terkadang merasa lelah, Nak. Tapi ibu tau, Allah gak akan memberikan ujian diluar batas kemampuan hamba-Nya. Dengan begini, Allah pasti tau kalau ibu kuat untuk ngejalanin semua hal ini.

Biarpun sekarang kehidupan ibu bagai berjalan diatas ranjau, tapi ibu tau ini akan berlalu. Ibu percaya satu hal, selalu akan ada pelangi setelah badai.

Saat ibu menulis ini, usia ibu 19 tahun 9 bulan atau tepatnya 16 Oktober 2016.

Kalau kamu bertanya, apakah ibu sudah menemukan ayahmu atau belum… sejujurnya ibu gak tau. Bisa jadi belum, bisa jadi juga sudah tapi ibu gak sadar. Karena masih lama, Nak, sekitar 4-6 tahun lagi mungkin ibu baru siap untuk menikah.

Siapapun ayahmu nanti, pasti adalah sosok yang terbaik yang sudah disiapkan oleh Allah. Pastinya dia adalah seseorang yang bertanggungjawab, penyayang, pekerja keras tapi tetap mengutamakan keluarga, dan nantinya, ayahmu pasti selalu sayang sama ibu.

Ibu yakin, siapapun ayahmu nanti, dia pastilah jawaban dari doa sepertiga malam yang selalu ibu panjatkan.

Manusia gak ada yang sempurna, Nak. Termasuk ibu dan ayahmu nanti.

Tapi pasti selalu kami usahakan yang terbaik, kami akan menjadi orangtua yang demokratis, yang dalam keputusan besar, kita coba untuk rundingkan bersama.

Oh ya, Nak.. nanti kamu harus belajar main musik ya. Ibu sih maunya kamu bisa main musik klasik kayak biola, harpa atau piano. Tapi kalo nanti kamu maunya gitar, bass atau drum, ibu gak akan ngelarang kok. Ibu pasti dukung.

Maaf juga kalau nanti mungkin ibu kurang perhatian. Ibu mau bisa berkarir biarpun bukan kewajiban ibu mencari nafkah atau sekalipun nanti ayahmu bergelimang harta, ibu tetap mau punya asset sendiri, mau punya tabungan sendiri dan mau aktif di dunia luar.

Nak, harta itu titipan. Harta ayahmu bisa saja habis atau (amit-amit) usahanya jatuh, dengan ibu punya asset atau tabungan, nantinya ibu bisa bantu ayahmu. Urusan sandang, pangan, papanmu jadinya tidak terbengkalai, apalagi urusan pendidikan dan kesehatanmu, Nak.

Ibu dan ayahmu selalu mengupayakan yang terbaik. Nantinya, kami pasti bisa jadi partner yang kompak.

Semoga surat ini akan sampai padamu nanti, aamiin…

Salam sayang,

Your lovely melancholy mom

Jumat, 16 September 2016

Little Mix

Dari tahun 2012 atau 2013 (gue lupa), gue mulai tertarik sama girl group satu ini. Lagu pertama yang gue suka dari mereka adalah Wings! Lagunya semangat banget seakan-akan nyuruh kita buat gak buang-buang waktu dalam hidup ini di lirik;

Mama told me not to wasted my life. She said, "Spread your wings, my little butterfly!"

Girl group ini keluaran dari The X Factor Inggris yang digawangi oleh Perrie Edwards, Jesy Nelson, Leigh-Anne Pinnock, dan Jade Thirlwall.

Kenapa gue tiba-tiba bahas Little Mix? Karena gue abis cover dua lagunya! Haha.

Lagu pertama adalah lagu nya mereka yang pertama kali gue denger yaitu Wings. Sebelumnya, kalo mau liat MV nya, sok atuh silahkan~

Wings


 Dan ini liriknya;

Mama told me not to waste my life
She said spread your wings my little butterfly

Don't let what they say keep you up at night
And if they give you shhhh...
Then they can walk on by

My feet, feet can't touch the ground
And I can't hear a sound
But you just keep on running up your mouth yeah

Walk, walk on over there
'Cause I'm too fly to care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly

(Hey, hey, woo!)

I'm firing up on that runway
I know we're gonna get there someday
But we don't need no "Ready. Steady. Go!", no

Talk, talk turns into air
And I don't even care, oh yeah

Your words don't mean a thing
I'm not listening
Keep talking, all I know is

Mama told me not to waste my life,
She said spread your wings my little butterfly
Don't let what they say keep you up at night,
And they can't detain you
'Cause wings are made to fly
And we don't let nobody bring us down
No matter what you say – it won't hurt me
Don't matter if I fall from the sky
These wings are made to fly
 Dan.... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Wings - Little Mix (Cover) by fajanuta

Lalu, lanjut ke lagu kedua yang gue cover yaitu lagu mereka yang baru banget keluar. Bahkan, belum seminggu di upload MV-nya di Channel resmi mereka. Yap! Judulnya; Shout Out to My Ex!

Shout Out to My Ex 


Silahkan baca liriknya! :p (Pas banget buat yang baru putus cinta dan mau titip salam ke mantannya HUAHAHAHA)

This is a shout out to my ex
Heard he in love with some other chick
Yeah yeah, that hurt me, I'll admit
Forget that boy, I'm over it
I hope she gettin' better sex
Hope she ain't fakin' it like I did, babe
Took four long years to call it quits
Forget that boy, I'm over it

Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down

Oh, I deleted all your pics
Then blocked your number from my phone
Yeah yeah, you took all you could get
But you ain't getting this love no more
'Cause now I'm living so legit (so legit)
Even though you broke my heart in two, baby
But I snapped right back, I'm so brand new, baby (I'm so brand new)
Boy, read my lips, I'm over you, over you


Guess I should say thank you
For the "hate you's" and the tattoos
Oh baby, I'm cool by the way
Ain't sure I loved you anyway
Go 'head, babe, I'mma live my life, my life, yeah


Shout out to my ex, you're really quite the man
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never bring me down
Shout out to my ex, you're really quite the man (You're really quite the man)
You made my heart break and that made me who I am
Here's to my ex, hey, look at me now, well, I
I'm all the way up, I swear you'll never, you'll never bring me down
You'll never bring me down
 
 Dan... ini cover-an gue di soundcloud :p ---> Shout Out to My Ex - Little Mix (Cover) by fajanuta

Sorry ya gue pede banget promo soundcloud padahal suara gue biasa aja! Haha gapapa lah ya yang penting ku senang >,<

Have a great day, fellas!